Jumat 18 Agustus 2017, 16:36 WIB

Alibaba Suntik Modal Tokopedia Rp 14 Triliun

MIOL | Ekonomi
Alibaba Suntik Modal Tokopedia Rp 14 Triliun

MI/ADAM DWI
Alibaba Suntik Modal Tokopedia Rp 14 Triliun

 

DUNIA e-commerce Tanah Air semakin menggeliat. PT Tokopedia, salah satu perusahaan marketplace terbesar di Indonesia mendapat suntikan investasi modal barunya dari raksasa e-commerce asal China, Alibaba Group.

Bertepatan dengan HUT ke-8 Tokopedia di Pullman Central Park, Jakarta pada Kamis (17/8), Chief Executive Officer dan Co-Founder Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan Alibaba Group berkomitmen untuk menyuntikkan dana investasi sebesar US$1,1 miliar atau setara Rp14 triliun kepada Tokopedia.

"Pemodalan yang setara dengan lebih dari Rp14 triliun ini akan dipimpin oleh Alibaba Group bersama pemegang saham Tokopedia. Lewat babak saham ini, Alibaba Group akan menjadi pemegang saham minoritas di Tokopedia," ungkap William di hadapan tamu undangannya.

William mengatakan kemitraan dengan Alibaba akan meningkatkan skala dan kualitas pelayanan Tokopedia kepada para penggunanya. Termasuk di dalamnya untuk pemerataan ekonomi digital.

Selain itu, ucapnya, suntikan dana ini sekaligus mempermudah para penjual dan para mitra Tokopedia untuk mengembangkan usahanya ke seluruh pelosok Nusantara, bahkan hingga ke penjuru dunia.

“Kami menyambut baik Alibaba sebagai salah satu pemegang saham di Tokopedia dan kami percaya bahwa kemitraan ini akan mempercepat terwujudnya misi kami dalam menggerakkan pemerataan ekonomi secara digital," ucap William. Dengan menyuntikan modal Rp 14 triliun itu, Alibaba diperkirakan menguasai saham Tokopedia sebesar 20 persen.

William menuturkan membangun Tokopedia layaknya membangun sebuah kota. Untuk mewujudkannya, Tokopedia bersama dengan mitra bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu mitra perbankan, pembayaran, mitra logistisk, pemerintah pusat sampai pemerintah kota.

William pun meyakini bersama mitra tersebut, Tokopedia bisa mewujudkan ekonomi digital di Tanah Air. Melalui Tokopedia ini memungkinkan jutaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pemegang merek lokal di Indonesia untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka secara daring.

Data AppAnnie menunjukkan, Tokopedia merupakan aplikasi jual beli daring terdepan di Indonesia dan situs web yang paling sering dikunjungi Indonesia. Menurut William dalam delapan tahun, setiap bulan ada lebih dari 2 juta masyarakat Indonesia yang mulai dan mengembangkan bisnis mereka di Tokopedia

Setiap bulannya, ada lebih dari 35 juta orang yang mengunjungi situs dan aplikasi Tokopedia. Jumlah ini, kata William, setara dengan 7 kali lipat negara Singapura.(OL-3)

 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Presiden Apresiasi Perusahaan Berkinerja Ekspor Baik 

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:30 WIB
“Saya menyampaikan selamat kepada para eksportir Indonesia penerima penghargaan Primaniyarta. Bapak ibu telah membantu percepatan...
Antara

Kementerian Perindustrian dan Pemprov Jabar Bawa Industri Halal hingga Ekonomi Kreatif ke Dubai Ekspo

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:28 WIB
Pememprov turut meramaikan Paviliun Indonesia dengan memamerkan produk...
AFP/Ahmad El Itani/Saudi Aramco.

Saudi Aramco Targetkan Nol Emisi Karbon pada 2050

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:19 WIB
Arab Saudi, pengekspor minyak mentah utama dunia, mengatakan akan bergabung dengan upaya global untuk mengurangi emisi metana hingga 30%...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya