Kamis 08 Juni 2017, 14:28 WIB

Menlu Sebut Situasi Qatar Berimbas pada Perdagangan Indonesia

Nur Aivanni | Ekonomi
Menlu Sebut Situasi Qatar Berimbas pada Perdagangan Indonesia

ANTARA

 

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan bahwa situasi yang sedang terjadi di Qatar berimbas pada aspek perdagangan Indonesia. Pasalnya, kata dia, ada penutupan akses baik udara, laut maupun darat.

"Perdagangan akan terimbas karena kan dengan ada penutupan akses udara, laut, dan darat, maka perdagangan Indonesia yang dilakukan misalnya melalui pelabuhan-pelabuhan di Emirat Arab tentunya terpengaruh," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).

Menindaklanjuti itu, sambung Retno, pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk mengkalkulasi sejauh mana dampak terhadap ekspor Indonesia. Sejauh ini, kata dia, kargo via udara tidak bermasalah. Sementara, kargo via laut masih dikaji kembali.

Sebelumnya diberitakan, Qatar saat ini tengah diisolasi, berupa diputuskannya hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangganya karena dinilai mendukung aksi-aksi terorisme. Beberapa negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar antara lain Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Bahrain, Mesir dan Yaman.

Retno pun menyampaikan bahwa dirinya terus melakukan komunikasi dengan menteri luar negeri, terutama yang ada di wilayah negara-negara teluk. Inti komunikasi tersebut, kata dia, Indonesia menyampaikan concernnya terhadap perkembangan yang terjadi saat ini.

"Kita meminta semua pihak untuk menahan diri, mengutamakan dialog dan rekonsiliasi. Kita juga meminta kepada semua pihak untuk mengutamakan Ukhuwah Islamiyah, persatuan umat terutama di bulan suci Ramadhan," katanya. Selain itu, sambungnya, Indonesia juga siap untuk membantu menyelesaikan situasi yang ada di Timur Tengah apabila memang diperlukan.

Terkait kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Qatar, Retno memastikan bahwa mereka dalam kondisi yang baik. Berdasarkan data WNI yang terdaftar di KBRI, ada sekitar 29ribu WNI. KBRI pun sudah membentuk satgas khusus untuk meningkatkan perlindungan WNI di Qatar.

"Jadi dari sisi proteksi WNI yang tinggal di Qatar, insyaAllah tidak akan terjadi masalah apapun," tandasnya. (OL-6)

Baca Juga

MI/Puji Santoso

Revisi Perpres 191/2014 Penting untuk Jamin BBM Subsidi Tepat Sasaran

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 17:50 WIB
PEMBATASAN pembelian BBM bersubsidi merupakan sesuatu yang penting untuk direalisasikan. Salah satu caranya adalah merevisi Perpres...
Antara/Rivan Awal Lingga.

Rupiah Menguat Tipis setelah Pelonggaran Kuantitatif Bank Sentral Inggris

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 17:49 WIB
Rupiah ditutup menguat empat poin atau 0,03% ke posisi 15.263 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 15.267...
dok.Setpres

Presiden Jokowi: Penaikan Suku Bunga Tidak Jitu Atasi Inflasi

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 29 September 2022, 17:26 WIB
PRESIDEN Joko Widodo menyebut kebijakan penaikan suku bunga acuan oleh bank sentral tidak akan manjur mengatasi masalah lonjakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya