Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Gerry Gerardo membuktikan diri lebih dari sekadar jago bermusik, dia berhasil menunjukan bakat aktingnya dengan bermain pada musikal Lutung Kasarung yang berlangsung beberapa waktu lalu di Ciputra Artpreneur Kuningan, Jakarta.
Kepada Media Indonesia Gerry menceritakan pengalamannya di Musikal Lutung Kasarung, tidak hanya tampil sebagai satu karakter, Gerry beraksi diatas panggung sebagai dua karakter yaitu menjadi Lutung Kasarung dan Guruminda. Diketahui, Guruminda adalah sosok pangeran yang dikutuk menjadi Lutung kasarung.
"Memerankan dua karakter tentu bukan hal yang mudah, salah satu tantangan adalah saat aku memerankan Lutung Kasarung aku betul-betul research gimana gerakan seekor monyet bahkan aku research suara monyet yang kiranya nyaman dan pas untuk aku tampil di atas panggung," ucap Gerry usai pertunjukkan, Minggu (25/5).
Memerankan dua karakter di atas panggung, Gerry mengaku bahwa sepanjang pementasan dirinya harus benar-benar fokus agar karakter tersebut tidak tertukar saat di atas panggung. Dia menjelaskan salah satu hal yang dia lakukan adalah dengan meresapi karakter tersebut dan harus benar-benar menjiwai sebagai Guruminda yang di kutuk menjadi Lutung Kasarung.
"Moment sebelum masuk ke atas panggung, itu bener-bener harus embody lagi dari karakter Guruminda ke monyet (lutung kasarung). Di situ aku harus bener-bener fokus seolah itu terjadi sama aku yang mana seorang pangeran jadi monyet, supaya penonton lebih percaya saat melihat akting aku," ucap Gerry.
Meskipun berlatar belakang seorang musisi, namun bagi Gerry menjadi tantangan tersendiri ketika harus bermain musikal, pasalnya dia dituntut untuk bisa bernyanyi sambil menari. Dia harus benar-benar bisa mengontrol suaranya agar maksimal saat tampil, terlebih dalam satu hari dia bisa tampil dalam 2-3 pertunjukan.
"Selama persiapan show aku benar-benar menjaga suara, kaya nggak terlalu banyak ngomong, nggak terlalu banyak ketawa juga. Kemudian banyakin minum air putih dan betul-betul setiap selesai show itu langsung istirahat penuh di rumah," ujarnya.
Dapat diketahui, Musikal Lutung Kasarung menampilkan menghadirkan bintang-bintang muda berbakat seperti Gerry Gerardo, Nala Amrytha, Ara Ajisiwi, dan Uli Herdi. Didukung oleh tim kreatif EKI Dance Company, musikal ini meramu unsur tari, musik, dan teater dalam gaya kekinian yang akrab bagi generasi sekarang.
Mengambil latar Kerajaan Pasir Batang, Lutung Kasarung mengisahkan tentang seekor monyet ajaib yang menolong Putri Purbasari, ketika sang kakak, Purbararang, berusaha merebut tahta dan menghapuskan hak Purbasari sebagai putri mahkota. Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan yang segar, Musikal Lutung Kasarung juga membawa pesan moral tentang kesetiaan, keberanian, dan cinta yang tulus. (Rif/M-3)
Dok. Rifaldi Putra
Pertunjukan ini menghadirkan bintang-bintang muda berbakat seperti Gerry Gerardo, Nala Amrytha, Ara Ajisiwi, dan Uli Herdi.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved