Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKTU layar atau screen time perlu diberikan sesuai usia anak. Sebenarnya screen time bagus untuk perkembangan anak. Hal tersebut disampaikan oleh seorang dokter yang kerap membagikan konten seputar edukasi anak, dr. Jennifer Christy.
"Screen time itu bagus untuk perkembangan anak kalau tontonannya tepat mengedukasi. Tentunya dengan waktu yang ditentukan WHO (World Health Organization): usia <2 tahun tidak ada screen time, mulai usia 2-4 tahun maksimal 1 jam (per hari) + didampingi orangtua," tulisnya di akun Instagram @dr.jenniferchristy.
Bluey menjadi salah satu tontonan yang aman untuk anak dan mengedukasi. Bluey merupakan seri animasi televisi prasekolah Australia yang tayang perdana ABC Kids pada 1 Oktober 2018.
"Bluey mengajarkan anak komunikasi, melatih problem solving atau memecahkan masalah, dan mengembangkan imajinasi anak," kata dr Jennifer.
Tontonan ini menceritakan tentang binatang-binatang yang berteman, menunjukkan sikap baik, dan menampilkan visual yang lambat.
"Warnanya pastel, pergerakannya lambat dan suaranya masih aman didengarkan sama anak, bercerita tentang binatang-binatang yang berteman dan memiliki sikap baik," ungkap dr Jennifer.
Dr Jennifer mengatakan tontonan ini bercerita tentang empat anak yang suka belajar, suka musik, dan berpetualang. "Disini anak bisa belajar binatang, tumbuhan, alam, bahkan sampai planet," ujar dr Jennifer.
Tontonan ini bercerita tentang petualangan, kehidupan sehari-hari. "Dia edukatif dan ada versi bahasa Indonesianya," ungkap dr Jennifer. (Nas/M-3)
Screen time kita sangat tinggi, lebih dari 7,5 jam. Bahkan anak-anak di bawah dua tahun pun menghadapi exposure screen time yang tinggi.
9 dari 10 kota di Indonesia dikategorikan tidak ramah anak karena minimnya taman dan ruang bermain terbuka, sementara 70% fasilitas yang ada sudah tidak layak pakai.
Menurut banyak penelitian, paparan layar atau screen time terlalu dini justru dapat menimbulkan risiko jangka panjang bagi tumbuh kembang anak.
Screen time yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, baik itu kesehatan fisik maupun kesehatan mental.
Ternyata kebiasaan mengakses gadget ini malah membuat pola makan anak menjadi tidak teratur, anak cenderung tidak menyadari rasa lapar.
Balita berumur kurang dari dua tahun menjadi kelompok paling berisiko terhadap dampak dari screen time (paparan waktu layar).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved