Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjaga hubungan baik setelah perceraian memang bukan hal yang mudah. Namun, hal itu sangat penting diupayakan terutama bagi mereka yang bercerai saat telah memiliki anak. Menjaga hubungan baik dan melakukan pengasuhan bersama secara damai dapat membuat psikologi anak tidak semakin terluka setelah orang tuanya berpisah.
Dalam situasi pascaperceraian, kerumitan biasanya semakin terasa ketika salah satu atau kedua belah pihak telah memiliki hubungan baru atau rumah tangga dengan orang lain. Apalagi kalau sudah akan kembali menikah dengan orang lain. Hal ini tentu akan menjadi pukulan tersendiri bagi anak yang orang tuanya bercerai.
Agar tak salah langkah dan hubungan baik dapat tetap terjalin, berikut ini tips dan cara-cara yang bisa dilakukan menurut psikolog Ann Gold Buscho, dilansir dari Psychology Today, Rabu, (12/4).
Baca juga: Hak Asuh Anak Menurut Hukum Akibat Perceraian
1. Perjelas Tanggung Jawab dan Batasan
Obrolan tentang tanggung jawab dan batasan terhadap kehidupan mantan pasangan, keluarga barunya, serta anak-anak sangat penting dilakukan setelah perceraian. Dengan begitu pengasuhan dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dan tanpa perselisihan.
2. Kerja Sama Layaknya Sebuah Tim
Menyembuhkan luka hati anak-anak yang orang tuanya bercerai apalagi telah akan memiliki pasangan baru tak bisa hanya dilakukan oleh salah satu pihak. Orang tua harus bekerja sama layaknya sebuah tim yang saling mendukung. Jangan lupa libatkan pasangan baru di dalam tim tersebut jika telah memilikinya.
Baca juga: Sejumlah Dampak Perceraian kepada Anak
3. Coba Lebih Fleksibel
Kesepakatan tentang tanggung jawab, peran, hingga jadwal memang dibutuhkan untuk menghadirkan keteraturan dan mempermudah proses co-parenting atau pengasuhan bersama. Namun, jangan terlalu kaku dan terpaku pada kesepakatan yang telah dibuat. Cobalah bersikap lebih santai dan fleksibel dalam kondisi tertentu, misalnya soal jadwal pengasuhan. Dengan begitu suasana kekeluargaan yang nyaman bisa lebih dirasakan oleh anak.
4. Diskusikan Hal yang akan Dilakukan
Komunikasi, keterbukaan, dan kejujuran merupakan hal yang sangat penting dalam upaya menciptakan keharmonisan dengan mantan pasangan dalam melakukan pengasuhan bersama. Diskusikan setiap keputusan yang akan diambil terbaik anak-anak pada mantan pasangan. Jangan lupa komunikasikan juga hal itu sang anak, sehingga mereka akan merasa lebih dihargai dan dilibatkan dalam hidupnya sendiri.
5. Bersabar
Menjadi orang tua bukan hal yang mudah dan memerlukan kesabaran tingkat tinggi, bahkan bagi mereka yang tidak bercerai sekalipun. Dalam perjalanan melakukan pengasuhan bersama pascacerai, pasti akan ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai keinginan atau tidak ideal. Agar tidak berkembang menjadi masalah besar dan perselisihan, cobalah untuk bisa lebih bersabar dan membuka pikiran pada perbedaan yang muncul.
6. Saling Menghargai
Ingatlah ketika sudah bercerai, pasangan mungkin tidak akan lagi bisa menjadi seperti yang Anda inginkan atau arahkan seperti ketika masih dalam pernikahan. Mereka mungkin akan melakukan atau membuat keputusan dalam hidup yang tak sesuai dengan gaya atau harapan Anda. Agar tak menjadi konflik, cobalah untuk lebih menghargai setiap keputusan yang diambil mantan pasangan. Jika dirasa sudah terlalu melenceng, diskusikan agar tak berdampak pada anak-anak Anda.
7. Cari Bantuan Profesional
Jika usaha secara mandiri telah dilakukan tetapi kesepakatan dan kesepahaman tak juga berhasil dibuat, jangan ragu untuk mencari bantuan orang ketiga sebagai penengan. Bisa dari orang terdekat seperti teman atau keluarga yang dipercaya oleh kedua belah pihak. Bila tidak memilikinya, cobalah untuk meminta bantuan profesional seperti psikolog keluarga.
(Z-9)
panggilan untuk mempererat kembali ikatan emosional di dalam rumah tangga. Keluarga sakinah kunci kekokohan kehidupan nasional
Dari perspektif ilmu keluarga, Tepuk Sakinah berperan sebagai strategi edukatif yang menyenangkan sekaligus interaktif.
tarif tenaga listrik untuk pelanggan PT PLN (Persero) pada Triwulan IV (Oktober-Desember) Tahun 2025 tidak ada perubahan atau tetap
Lagu Tepuk Sakinah kini menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Kesederhanaannya justru menghadirkan daya tarik unik: calon pengantin melakukan tepukan berirama.
Selama berbulan-bulan, jagat perfilman Indonesia tak henti membicarakan satu judul: Norma. Film ini mengisahkan rumah tangga yang tampak harmonis, namun hancur lebur karena perselingkuhan.
Nama Acha Septriasa kembali mencuat ke publik, bukan karena karya terbarunya, melainkan kabar mengejutkan soal rumah tangganya
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved