Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Sementara konflik dan inflasi akan mendominasi pertemuan musim semi Bank Dunia minggu depan, para juru kampanye iklim kini mendorong desain ulang arsitektur keuangan global untuk membantu negara-negara berkembang dalam mengatasi perubahan iklim.
Para ahli mengatakan negara-negara berkembang sedang berjuang untuk mencari dana yang dibutuhkan untuk menghentikan laju pembakaran bahan bakar fosil yang memanaskan planet dan bersiap menghadapi bencana iklim lainnya, sementara di sisi lain mereka harus bergulat dengan kenaikan biaya, utang yang melonjak, dan peristiwa cuaca ekstrem.
Pertanyaannya adalah apa yang harus dilakukan di tengah ketegangan internasional yang didorong oleh invasi Rusia ke Ukraina dan pergolakan perdagangan antara AS dan Tiongkok?
Masukkan dari Perdana Menteri Barbados Mia Mottley menarik untuk dipertimbangkan. "Kami percaya bahwa kami memiliki rencana," kata kepala negara kepulauan Karibia itu, yang negaranya terancam oleh badai dan kenaikan permukaan laut, kepada para pemimpin dunia pada KTT iklim COP27 di Mesir pada November.
Dikenal sebagai Inisiatif Bridgetown, ide-ide yang dia paparkan termasuk menggunakan Dana Moneter Internasional untuk menghasilkan miliaran hingga triliunan dalam investasi untuk mengurangi polusi karbon, serta pajak atas keuntungan bahan bakar fosil untuk meredam pukulan ekonomi dari dampak iklim.
Sejauh ini, ide itu telah mendapatkan daya tarik di antara negara ekonomi besar yang memegang kendali Bank Dunia dan IMF, sekaligus meningkatkan harapan tindakan dalam beberapa bulan mendatang.
Bank Dunia kini berada di bawah tekanan, setelah pengunduran diri Presiden Bank Dunia, David Malpass di tengah sikapnya yang diragukan terhadap perubahan iklim.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menerima dorongan reformasi ini dan akan berusaha untuk menjaga momentum dengan KTT iklim pada bulan Juni, menjelang pertemuan Bank Dunia dan KTT iklim PBB akhir tahun ini.
“Rencana reformasi keuangan ini mendapatkan momentum karena mengisi kekosongan kebijakan atas pendanaan untuk respons iklim global, “ kata Avinash Persaud, ekonom yang menjalankan kampanye untuk Barbados. "Saya merasa kami punya momen di sini," katanya kepada AFP.
Pakar ilmu iklim PBB mengatakan waktu hampir habis untuk berinvestasi dalam perubahan yang diperlukan untuk membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celcius di atas suhu praindustri.
"Kecuali uang diletakkan di atas meja, kita tidak akan mampu menyelesaikan krisis iklim ini," kata Harjeet Singh, Kepala Strategi Politik Global di grup kampanye Jaringan Aksi Iklim.
Beberapa tahun terakhir telah terjadi gelombang panas yang melemahkan tanaman, kekeringan, dan banjir di sejumlah negara. Di Pakistan, misalnya, ekonomi mereka yang sudah terpuruk bertahun-tahun akibat pergolakan politik, kini dihantam lonjakan harga energi global dan bencana banjir tahun lalu yang kian mendorong mereka ke jurang.
“Negara-negara berkembang sudah kehilangan sebagian besar produk domestik bruto mereka setiap tahun akibat dampak iklim, kata Persaud.
Peta jalan
Lembaga keuangan sudah mulai mengambil tindakan. IMF telah memberi pinjaman baru untuk membantu negara-negara yang lebih miskin atau rentan meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Barbados adalah penerima pertama.
Bank Dunia mengatakan telah menggelontorkan US$31,7 miliar tahun lalu untuk membantu negara-negara mengatasi perubahan iklim dan telah mulai menyusun peta jalan untuk perubahan.
Tetapi, bahkan ketika negara-negara kaya gagal memenuhi target mereka sendiri untuk menyediakan US$100 miliar per tahun untuk membantu negara-negara berkembang berinvestasi dalam energi bersih dan meningkatkan ketahanan terhadap dampak iklim, penelitian telah menunjukkan biaya yang sebenarnya sudah jauh melebihi angka tersebut.
Songwe, yang memimpin Kelompok Pakar Tingkat Tinggi Independen untuk Pendanaan Iklim, yang didirikan di bawah PBB, yang tahun lalu mengatakan mereka akan membutuhkan lebih dari US$2 triliun per tahun pada tahun 2030 untuk mengatasi krisis iklim.
Rencana Barbados yang berusaha untuk meningkatkan dana triliunan tersebut yakni menggunakan sekitar US$500 miliar aset cadangan IMF, yang dikenal sebagai Hak Penarikan Khusus -- sebagai jaminan dalam kepercayaan iklim baru. Dengan skema ini, negara dapat meminjam dengan murah untuk berinvestasi secara mandiri dalam proyek pengurangan emisi.
Proposal ini juga menyerukan bank pembangunan multilateral untuk secara signifikan meningkatkan pinjaman mereka, sambil menekankan bahwa pengaturan utang harus mencakup, seperti yang dimiliki Barbados, klausul bencana yang memungkinkan suatu negara untuk menghentikan pembayaran kembali selama dua tahun setelah dilanda bencana ekstrem. (AFP/M-3)
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved