Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI University of Otago di Selandia Baru pada 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Positive Psychology mengungkap kegiatan kreatif seperti memasak dan membuat kue berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan.
Peneliti meminta 658 mahasiswa untuk mencatat aktivitas dan kondisi mental mereka selama 13 hari. Setelah mengambil bagian dalam kegiatan kreatif, mahasiswa melaporkan merasa lebih antusias dan mendapat energi positif dari biasanya.
Nah, berikut beberapa alasan mengapa memasak bisa membantu meningkatkan kesejahteraan mental:
1. Melatih Fokus
Memasak merupakan kegiatan yang membantu otak untuk tetap fokus dan konsentrasi pada satu kegiatan.
“Tindakan memasak dan kemampuan menyiapkan makanan itu sendiri merupakan tindakan yang sakral,” kata Dr. Sudhir Gadh, seorang psikiater bersertifikat yang berpraktik di New York.
“Itu adalah sesuatu yang Anda lakukan dengan hati-hati dan fokus. Anda tidak melakukannya sambil melakukan hal-hal lain dan Anda menaruh perhatian saat memasak," lanjutnya.
2. Memblokir Gangguan
Kemampuan untuk fokus sepenuhnya pada tugas yang membutuhkan perhatian terhadap detail, termasuk pengukuran khusus dan pemantauan terus-menerus, memungkinkan kita dengan mudah memblokir gangguan yang dapat menyebabkan stres dan kecemasan sepanjang hari.
Baca juga: Instant Pot Bantu Atasi Keterbatasan Waktu Memasak di Bulan Puasa
3. Menghargai Kerja Keras
Bukan hanya ketika Anda memasak, tetapi hasil akhir dari memasak juga meningkatkan kesejahteraan mental Anda.
"Saya menemukan semakin banyak waktu yang Anda habiskan untuk memasak, semakin banyak waktu yang ingin Anda habiskan untuk makan dan menghargai semua kerja keras yang telah Anda lakukan," kata Sarah Wagner, ahli gizi terdaftar di Memorial Hermann Health System di Houston.
“Itu membantu Anda menjadi lebih perhatian, memiliki lebih sedikit gangguan dan lebih bersyukur untuk saat ini," lanjutnya.
"Banyak orang menemukan kegembiraan dan ketenangan saat memanggang karena sangat taktil dan biasanya membutuhkan perhatian penuh, terutama saat Anda menggunakan gerakan berulang dengan tangan,” tutur Kimberly Lou, penulis Becoming Who You’re Meant to Be.
4. Tubuh Berfungsi Lebih Baik
Selain efek terapeutiknya, para ahli berpendapat menyantap makanan yang dimasak sendiri akan membantu tubuh berfungsi lebih baik secara biologis.
"Jika Anda memasak, makanan umumnya lebih mudah dicerna dan akan membantu tubuh (tetap baik) dibanding merusak (tubuh)," kata Gadh.
"Memasak dengan lebih banyak bahan utuh juga penting karena dapat mengarahkan Anda untuk menggunakan resep keluarga dan menjadi pemacu suasana hati yang baik," tambah Wagner.(huffpost/M-4)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Judi online telah menjadi masalah yang semakin meresahkan, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.
Menjaga kesehatan tubuh dengan olahraga seperti lari sangat penting dilaksanakan perusahaan dalam rangka meningkatkan kesadaran terkait kesejahteraan mental dan fisik.
Kegiatan Talkshow Edutaiment bertujuan untuk membentuk generasi muda atau Gen-Z memiliki mental baja dan mental heatlh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved