Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kelompok ilmuwan dari Universitas Hohenheim, Jerman, menemukan potensi dari urin dan feses manusia untuk memerangi pemanasan global. Caranya dengan memanfaatkan urin dan feses manusia sebagai pupuk alami.
Dalam studi yang dipublikasikan di Frontiers in Environmental Science awal tahun 2023 tersebut disebutkan, daur ulang limbah manusia aman, efektif, dan memberikan alternatif yang sangat baik pengganti bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan.
Mereka menambahkan, toilet manusia bisa menjadi 'pabrik manufaktur' untuk industri pertanian di masa depan. Memproduksi pupuk organik bersifat intensif energi, menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2) yang signifikan.
“Di sini kami menunjukkan bahwa produk yang berasal dari daur ulang urin dan feses manusia adalah pupuk nitrogen yang layak dan aman untuk budidaya kubis," kata salah satu peneliti yang terlibat di studi tersebut, Franziska Häfner, dikutip dari Study Finds, Senin (16/1).
Pupuk dari urin manusia yang ternitrifikasi memberikan hasil yang sama dengan produk pupuk konvensional, dan tidak menunjukkan risiko apapun terkait penularan patogen atau obat-obatan.
“Penggunaan gabungan dari pupuk urin nitrifikasi dan kompos tinja menyebabkan hasil panen sedikit lebih rendah, tetapi dapat meningkatkan kandungan karbon tanah dalam jangka panjang, mendorong produksi pangan yang tahan iklim," ujar Häfner.
Kompos limbah manusia memiliki bahan kimia yang jauh lebih sedikit di dalamnya. Hanya sekitar 6,5% zat kimia dan obat-obatan yang terdapat di urin atau tinja ditemukan pada produk pangan yang menggunakan kompos tinja dan urin manusia, tetapi dengan kadar rendah atau terbilang aman.
"Secara umum, risiko kesehatan manusia dari senyawa farmasi yang masuk ke sistem makanan melalui penggunaan kompos tinja, tampaknya rendah,” ujarnya.
(M-4)
Apabila tubuh memproduksi asam urat dalam jumlah berlebihan atau ginjal tidak mampu mengeluarkannya secara efektif, kadar asam urat dalam darah pun bisa meningkat.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved