Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERSELANG sekitar sebulan usai merampungkan masa rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, solois Ardhito Pramono langsung merilis karya. Kemarin (13/7), ia secara resmi merilis album penuh keenamnya, bertajuk Wijayakusuma.
Wijayakusuma diproduseri Narpati Awangga (Oomleo) dan diproduksi di bawah naungan label rekaman Aksara Records. Album ini berisi delapan trek, yang semuanya berbahasa Indonesia. Ini menjadi sesuatu yang baru dari Ardhito yang di hampir semua album terdahulunya menggunakan lirik berbahasa Inggris.
“Ada kesulitan tersendiri dalam menulis lirik berbahasa Indonesia. Sebelumnya kalau pakai bahasa Inggris mungkin lima menit bisa jadi satu lagu. Di Wijayakusuma ini, secara progresi, pemilihan diksi, referensi, itu sangat menantang untuk dikulik,” kata pria yang akrab disapa Dhito itu dalam konferensi pers perilisan album Wijayakusuma, Rabu, (13/7) di Bartiserrie, Jakarta Selatan.
“Kesulitannya adalah pemilihan diksi dan pola dalam mencipta progresi yang tidak umum. Itu seperti apa. Kan beda ya, lagu di era 50-an, 60-an, 70-an, dan sekarang. Beda progresinya, nuansa, dan itu yang lebih sulit,” lanjutnya.
Sehari setelah rilis, tepatnya petang ini, album tersebut akan dibawakannya secara langsung dalam konser bertajuk Konser Wijaya Kusuma. “14 Juli di Bengkel Space SCBD. Selain di Jakarta, nantinya konser ini juga akan ada di ktoa lain, di antaranya di Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Itu di Agustu-Oktober,” jelas pemeran Kale di film NKCTHI itu.
Tiket Konser Wijayakusuma yang akan berlangsung pukul 18.00 – 22.30 WIB, dibanderol dengan harga mulai dari Rp300 ribu (normal), pembelian di tempat dibanderol Rp330 ribu, kemudian Rp500 ribu untuk paket pasangan, dan Rp1 juta untuk paket 5 orang. (M-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved