Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HUAWEI segera merilis dua jam tangan pintar smartwatch premium mereka di Indonesia pada 10 Juni esok. Keduanya ialah Huawei Watch Fit 2 dan GT 3 Pro. Keduanya digadang-gadang sebagai jam pintar dengan fitur layaknya alat kesehatan digital profesional.
Country Head of Huawei CBG Indonesia Patrick Ru mengatakan kedua gawai itu merupakan inovasi terbaru. “Huawei Watch Fit 2 dan GT 3 Pro memperkaya jajaran smartwatch kami berbasis sistem operasi HarmonyOS yang terus berkembang, sekaligus menyatukan kedua aspek penting sekaligus, yaitu fitness tracker dan aksesori fesyen,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/5).
Huawei Watch Fit 2 dilengkapi dengan fitur all-day health monitoring untuk melacak kesehatan pengguna. Di antaranya sensor detak jantung, pelacakan saturasi oksigen darah (SpO2), sleep tracker, dan pelacak siklus menstruasi untuk perempuan. “Jam tangan pintar ini juga memiliki GPS built-in untuk memandu rute berlari pengguna tanpa perlu terhubung ke smartphone,” ujar Patrick.
Jam pintar tersebut dibekali dengan layar AMOLED HD Huawei Full View berukuran 1,74 inci dengan rasio screen-to-body yang meningkat 18,6% dari pendahulunya. Di dalamnya ada pula fitur Tap to Transfer guna mempermudah pengguna dalam memindahkan dokumen hanya dengan satu ketukan.
Salah satu hal yang bisa menjadikan Huawei Watch Fit 2 kian menarik ialah adanya animasi pelatih pribadi yang akan memandu pengguna melakukan tujuh set latihan kebugaran.
Selain itu, juga terdapat speaker dan mikrofon. Pengguna dapat menerima dan menjawab panggilan dari smartphone ke smartwatch melalui bluetooth.
Huawei Watch Fit 2 menghadirkan dua pilihan strap yang berkarakter, yakni material silikon dan material kulit untuk gaya klasik. Terdapat empat pilihan warna, yaitu midnight black, sakura pink, isle blue, dan moon white.
Sementara itu, Huawei GT 3 Pro merupakan arloji pintar berbahan titanium, sapphire glass, dan keramik. Arloji premium ini mengusung desain interface terbaru pada layar ultra-clear dengan layar AMOLED 1,43 inci dan resolusi 466x466. Adapun lensa sapphire-nya dapat mendeteksi perubahan denyut nadi secara langsung.
Fitur kesehatan setara alat kesehatan digital profesional menjadi salah satu yang diunggulkan Huawei pada GT3 Pro tersebut. Salah satunya melalui pembaruan fungsi electrocardiogram (ECG). Fungsi ECG tersebut memungkinkan rekaman data presisi atas detak jantung dan aktivitas kelistrikan di dalam tubuh.
Terdapat juga akses ke lebih dari 100 mode workout saat terhubung dengan AI Running Coach. Fitur itu mampu menampilkan personal running planning berdasarkan kemampuan fisik, riwayat berlari, dan tujuan dari penggunanya masing-masing.
“Selain itu, kini Huawei GT3 Pro juga memiliki mode Pro Workout, yaitu mode Free Diving yang didukung oleh ketahanan terhadap air laut bersama dengan apnea test and training dan juga mode Golf untuk pengukuran performa swing golf yang lebih baik dan presisi,” ujar Patrick.
Hingga saat ini Huawei belum merilis harga dari kedua jam tersebut. (Pro/M-2)
Berikut fitur pelindung jam tangan Fineshield yang mengandalkan teknologi Jerman, pelindung jam tangan ini menggunakan material optical-grade Thermoplastic Polyurethane (TPU).
Total nilai dari ketiga jam tangan yang biasa dikenakan Bill Gates sehari-hari hanya mencapai US$124 atau sekitar Rp2,1 juta saja.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Casio merilis AE-1700H dengan fitur mode memancing berbasis fase bulan, tahan air 100 meter, lampu LED, dan baterai 10 tahun. Cocok untuk aktivitas outdoor.
Edisi S01E02 ini tampil berani dengan dial yang menampilkan efek geometric lines berwarna-warni.
Para kolektor di Jakarta tak hanya membeli jam tangan untuk dikenakan, tetapi juga sebagai aset investasi.
Intip bocoran iPhone 18 Pro Max 2026. Hadir dengan chip A20 Pro 2nm, kamera variable aperture, dan desain under-display Face ID terbaru.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Setelah miliaran tahun, JADES-ID1 akan berevolusi dari protogugus menjadi gugus galaksi masif seperti yang kita lihat jauh lebih dekat dengan Bumi.
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Pengguna Android dapat mengunggah file melalui aplikasi Google Drive yang umumnya sudah terpasang secara bawaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved