Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Aplikasi media sosial milik mantan Presiden AS, Donald Trump, secara resmi dirilis di App Store. Mulai hari ini, Senin, (21/2) pemilik perangkat gawai Apple di AS sudah dapat mulai mencoba menggunakan aplikasi tersebut. Dalam beberapa bulan ke depan, ditargetkan aplikasi tersebut sudah akan dapat digunakan oleh pengguna gawai di berbagai negara.
Dilansir dari northweststar.com.au, Senin, (21/2), peluncuran aplikasi tersebut telah direncanakan oleh Trump sejak beberapa bulan belakangan. Pengembangan aplikasi tersebut dilakukan oleh salah satu perusahaan rintisan yang baru dibangun Trump pasca tak lagi terpilih sebagai presiden AS, Trump Media and Technology Group’s (TMTG).
CEO TMTG, Devin Nunes mengumumkan peluncuran aplikasi tersebut lewat beberapa media. Ia mengatakan aplikasi Truth Social akan menghadirkan berbagai fitur menarik dan didiyakini akan digemari banyak orang.
"Minggu ini kami akan memaksimalkan peluncuran di App Store. Kami akan menghadirkan sesuatu yang sangat menarik, kami akan menggaet banyak orang untuk bisa ikut menggunakan platform baru kami," ujar Nunes.
Seperti diketahui, akibat unggahan dan ucapannya di berbagai media sosial yang kerap memicu protes dan kontroversi, Trump diblokir dari beberapa media sosial ternama. Salah satunya ialah Twitter yang secara resmi sudah melarang secara permanen mantan Presiden AS itu untuk memiliki sebuah akun Twitter. Facebook dan YouTube juga beberapa kali memblokir akun Trump dan melakukan penyaringan atas informasi yang disebarkan oleh Trump.
Tak ada laginya kesempatan untuk menyampaikan lewat media sosial secara bebas menjadi alasan utama Trump bersikukuh membuat aplikasi media sosial sendiri. Nama Trump Truth teris ia gaungkan dan modal besar ia alirkan untuk TMTG, diduga mencapai Rp14 triliun.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari warga AS yang telah mengunduh dan mencoba aplikasi Truth Social sejak peluncurannya hari ini, berbagai kendala masih ditemui di aplikasi tersebut. Salah satu masalah yang banyak muncul ialah error ketika akan membuat akun. (AFP/M-4)
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved