Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Cokelat hingga hari ini boleh dibilang sebagai salah satu bahan makanan yang cukup digemari banyak orang. Cara penyajiannya pun tidak kalah beragam, dari yang berbentuk batangan, kue, bahkan bisa ditemukan dalam wujud minuman dingin atau hangat.
Namun, siapa sangka jika bahan makanan yang berasal dari biji kakao itu rupanya sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. Sekelompok ilmuwan dari Brigham Young University (BYU), Amerika Serikat baru-baru ini bahkan mengaku telah berhasil menemukan kebun tanaman tersebut di sekitar reruntuhan Coba, Meksiko, yang diyakini dulunya adalah salah satu pusat peradaban Suku Maya.
Para ilmuwan memublikasikan temuan itu dalam Journal of Archaeological Science Reports. Layaknya kebanyakan masyarakat modern yang gemar dengan citarasa cokelat, para ilmuwan mengatakan bahwa dulunya suku Maya juga meyakini biji cokelat adalah hadiah dari para dewa. Lebih dari itu, mereka mengatakan bahwa Suku Maya menggunakan biji cokelat menjadi semacam simbol mata uang.
"Di salah satu lubang pembuangan di dekat Coba, Meksiko, sebuah desa yang berjarak 45 menit dari Tulum, tim menemukan lengan dan gelang dari sebuah patung yang menempel pada botol dupa dan beberapa tembikar dengan simbol kakao," ujar Peneliti BYU, Richard Terry seperti dilansir dari Heritagedaily, Rabu, (2/2).
Dalam penelusuran kali ini, Terry dan tim juga mengaku telah menemukan sisa pohon kakao yang pernah tumbuh di sana. Lokasi yang kemudian mereka beri nama 'Dzadz Ion' itu, lantas mereka yakini sebagai lokasi dari kebun kakao suci Suku Maya, atau lebih tepatnya selama periode 1000 hingga 1400 Masehi.
Dalam penelusuran kali ini, para ilmuwan juga berusaha menganalisis tanah dari 11 'lubang pembungan' yang diyakini sebagai tempat penyimpanan biji kakao masyarakat suku Maya. Menurut mereka, sembilan lubang diantaranya memiliki tanda biologis (biomarker) biji kakao yang terdiri dari teobromin dan kafein.
Terry dan tim memperkirakan 'lubang pembuangan' itu sengaja dibuat masyarakat suku Maya untuk menyemai bibit kakao. Adanya bukti budidaya tanaman kakao ini, kata mereka, juga menjadi penanda penting, di sekitaran perpindahan ideologis dari dewa jagung menuju dewa matahari yang dialami masyarakat suku Maya.
"Pemahaman baru ini menciptakan narasi sejarah yang kaya dari lanskap Maya yang sarat dengan nilai ekonomi, politik, dan spiritual," tutur Terry. (M-4)
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Peneliti mengungkap penyebab kematian mumi berusia 1.100 tahun di Gurun Atacama, Cile. Bukti CT scan menunjukkan korban tewas akibat kecelakaan tambang turkis prasejarah.
Temuan Manusia Pawon di Gua Pawon membuktikan kawasan Danau Bandung purba telah dihuni manusia sejak 9.500 tahun lalu pada masa Mesolitikum.
Ilmuwan temukan bukti baru berupa kuarsa kejut yang memperkuat teori ledakan komet sebagai pemicu kepunahan massal hewan zaman es dan hilangnya budaya Clovis.
Peneliti menemukan fosil dua spesies hiu purba di sistem gua terpanjang dunia, Mammoth Cave.
Peneliti temukan sarang lebah fosil di dalam tulang hewan purba di gua Karibia. Temuan ini ungkap cara lebah beradaptasi pada lingkungan ekstrem ribuan tahun silam.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS akan mulai melakukan serangan darat terhadap kartel narkoba sebagai langkah lanjutan dari operasi di laut yang berjalan.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
SETELAH pasukan AS menyerang Venezuela pada Sabtu (3/1) dan menangkap Nicolas Maduro, Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Kuba, Meksiko, dan Kolombia.
Gempa kuat magnitudo 6,5 mengguncang Meksiko, menewaskan sedikitnya dua orang. Wilayah San Marcos dilaporkan hancur dengan puluhan rumah roboh.
Kecelakaan tragis menimpa kereta api Interoceanic di Oaxaca, Meksiko. Sedikitnya 13 orang tewas dan 98 lainnya luka-lukis saat kereta tergelincir di tikungan tajam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved