Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Wahana tanpa awak milik Tiongkok, Chang'e 5 telah berhasil menemukan bukti air di permukaan bulan untuk pertama kalinya. Dengan adanya bukti tersebut, mereka kini memperkirakan bahwa satelit Bumi itu sebenarnya mengalami kekeringan.
Hasil amatan tersebut terbit Sabtu (8/1) lalu di jurnal Science Advances. Dalam laporan, diungkapkan bahwa lokasi pendaratan Chang'e 5 mengandung air kurang dari 120 ppm. Sebuah batu vesikular ringan diketahui juga mengandung air sebanyak 180 ppm.
"Kandungan air diperkirakan muncul karena molekul air atau hidroksil menyerap pada frekuensi sekitar tiga mikrometer. Itu disebabkan adanya angin matahari yang berkontribusi pada kelembaban di tanah bulan karena membawa hidrogen yang membentuk air," terang peneliti Chinese Academy of Sciences (CAS), seperti dilansir dari The Indian Express, Senin, (10/1).
Adanya tambahan air sebanyak 60 ppm di batu diperkirakan karena ia merupakan bagian dari interior bulan. Ia berasal dari unit basaltik yang lebih tua dan lebih lembab. Dalam periode tertentu bulan menjadi semakin kering, karena diperkirakan telah terjadi momen penghilangan gas terlarut dalam cairan (degasifikasi) di bagian permukaan.
Peneliti Institut Geologi dan Geofisika CAS, Lin Honglei selanjutnya menjelaskan wahana tanpa awak Chang'e-5 pada kesempatan ini mendarat di suatu wilayah yang terletak di garis lintang sedang bulan. Proses pengukuran kadar air kemudian dilakukan setelah Chang'e 5 berhasil mengambil sampel seberat 1.731 gram.
“Sampel yang dikirim kembali ke Bumi berasal dari permukaan maupun di bawahnya. Tetapi penyelidikan in-situ dilakukan pada lapisan terluar permukaan bulan,” imbuhnya.
Honglei menambahkan penelitian in-situ sangat penting dilakukan dalam misi eksplorasi kali ini. Dan yang tidak kalah menarik, hasil amatan in-situ (sampel di lokasi pengambilan) konsisten dengan analisis awal sampel yang dikirim atau dilakukan di Bumi.
"Temuan ini akan memberi lebih banyak petunjuk pada misi selanjutnya yakni Chang'e-6 dan Chang'e-7. Penyelidikan cadangan air bulan sedang menjadi pusat perhatian karena pembangunan stasiun bulan berawak akan segera berproses di beberapa dekade mendatang," imbuh Honglei. (OL-12)
Presiden Prabowo terima Menteri Keamanan Tiongkok Chen Yi Xin di Istana Negara. Bahas penguatan kerja sama keamanan dan intelijen BIN-MSS demi stabilitas kawasan.
Ilmuwan Tiongkok menemukan waktu paling aman bagi manusia untuk beraktivitas di Bulan. Dengan suhu ekstrem dan radiasi tinggi, pemilihan waktu jadi kunci bertahan hidup.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved