Selasa 30 November 2021, 05:05 WIB

Kadet 1947 Jadi Film Perang Pertama Bagi Hardi Fadhillah

Audria Dwi Kusuma (*) | Weekend
Kadet 1947 Jadi Film Perang Pertama Bagi Hardi Fadhillah

MI/Adam Dwi
Hardi Fadhillah

 

Aktor Hardi Fadhillah mengaku keterlibatan dirinya dalam film Kadet 1947 dilandasi faktor cerita. Ia memerankan sosok Kardi dalam film tersebut. Kardi adalah seorang penerbang sekaligus senior yang selalu membela para kadetnya. Hardi juga mengaku film Kadet 1947 merupakan film perang pertamanya.

“Yang jelas, faktor utama adalah ceritanya. Ini adalah film perang pertama yang pernah kita berdua (Hardi Fadhillah dan Omara Esteghlal) perankan. Tadinya tokohnya ada Halim Perdana Kusuma, Adi Sucipto, jadi kita disuruh casting memerankan peran-peran beliau, tapi yang diterimanya yang Kardi. Sebenarnya, Kardi awalnya tuh belum ada karakternya di situ,” ungkap Hardi saat melakukan kunjungan ke Media Indonesia pada Jumat 26/11.

Baca juga: Bertema Perang, Kadet 1947 Gunakan Efek CGI dan Kamera Khusus

Aktor yang dikenal berkat FTV itu juga mengikuti bootcamp bersama TNI Angkatan Udara. Hal tersebut dilakukan guna melatih mental untuk disiplin sebelum proses syuting berlangsung.

“Jadi kita sebelumnya ada persiapan, ada bootcamp dari Angkatan Udara. Bootcamp kita di Batalyon 467 dan 461 Halim, kita di situ tiga hari kurang lebih. Di situ kita dilatih mental untuk menjadi disiplin, bukan melatih mental dan disiplin.” ucapnya.

Baca juga: Pemain Film Kadet 1947 Mengaku Sulit Perankan Tokoh Pahlawan

Hardi juga mengungkapkan selain persiapan sebelum syuting berlangsung, adanya bootcamp tersebut juga bertujuan untuk menjalin kebersamaan satu sama lain.

“Kita di situ tujuannya agar kita disiplin, tapi orang-orang disiplin itu butuh mental yang kuat ternyata, itulah gunanya kita di sana dan menjalin kebersamaan satu sama lain,” kata pria berusia 35 tahun tersebut.

Film ini menceritakan tentang peristiwa misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia yang dilakukan oleh para kadet (calon penerbang Angkatan Udara) di markas pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 29 Juli 1947. Walaupun proses produksi sempat tertunda selama lebih dari satu tahun imbas pandemi covid-19, tetapi film ini tetap bisa berjalan dan telah tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 25 November 2021. (X-`15)

Baca Juga

123RF

Bumil, Ketahui Posisi Tidur yang Aman Sesuai Usia Kandungan

👤Nike Amelia Sari 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:55 WIB
Kondisi tidur tidak nyaman dapat memengaruhi kualitas...
Dok. IDN Pictures.

Inang, Film Thriller Horor Terbaru garapan Fajar Nugros

👤Fathurozak 🕔Rabu 26 Januari 2022, 16:22 WIB
Film Inang merupakan satu dari tiga film yang diproduksi IDN Pictures selama pandemi. Dua lainnya adalah Balada si Roy dan Srimulat: Hil...
Dok. Perona

Band Perona Daur Ulang Lagu Curam Kehidupan

👤Fathurrozak 🕔Rabu 26 Januari 2022, 13:40 WIB
Lagu Curam Kehidupan ciptaan Yockie Soeryoprayogo pertama dirilis pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya