Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JOKO Pinurbo atau akrab disapa Jokpin adalah salah satu penyair senior yang masih populer di kalangan anak muda masa kini. Ia memiliki ciri khas puisinya bergaya humor satir.
Beberapa buku puisinya yang laris di pasar di antaranya adalah Perjamuan Khong Guan dan Buku Latihan Tidur. Sebelumnya ia juga pernah merilis buku puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi, dan Celana.
Jokpin telah dua kali diganjar penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa, yakni pada 2005 dan 2015. Pada Kusala Sastra Khatulistiwa tahun ini pun ia kembali masuk nominasi lewat buku puisi Sepotong Hati di Angkringan.
Di masa pandemi ini Jokpin juga menyuarakan kegetirannya lewat puisi. Di puisi Juli 2021, misalnya, ia dengan singkat menulis “Hari-hariku terbuat dari innalillahi.” Jokpin mengatakan, di tengah pandemi memang ia hampir setiap hari dipenuhi dengan momen yang puitis. Seperti ketika ia mendengar ambulans yang meraung-raung pada Juli silam, dan mengilhaminya menulis puisi Ambulans.
“Saya memang tidak melihat sosok yang ada di dalam ambulans. Tapi saya bisa membayangkan misalnya saya yang ada di dalam. Ini masa yang puitis sebetulnya, dan selama pandemi ini banyak sekali yang bisa ditulis. Saya banyak menulis puisi selama pengalaman menjalani masa pandemi ini. Tapi puitisnya versi saya. Puisi yang getir dan yang menimbulkan rasa sedih.” kata Jokpin dalam salah satu diskusi panel di Festival Bantu Teman, bulan lalu.
Tidak hanya menulis puisi, Jokpin pun tergerak untuk terlibat menggalang donasi bagi masyarakat terdampak covid-19, khususnya anak yatim piatu akibat wabah itu. Sastrawan yang berdomisili di Yogyakarta ini memberikan tulisan tangan dari puisi Malam Rindu untuk diikutkan dalam lelang puisi yang digelar Media Indonesia. Malam Rindu ditulisnya pada 2016 dan menceritakan tentang situasi demokrasi di Indonesia.
Lelang puisi akan berlangsung dalam rangkaian puncak acara Festival Bahasa dan Sastra 2021: Indonesia Sejati pada 29 Oktober 2021. Untuk lelang tersebut, puisi Jokpin dibingkai dan dilengkapi dengan ilustrasi yang diciptakan oleh ilustrator dan kartunis Media Indonesia peraih penghargaan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2017, Budi Setyo Widodo.
Selain puisi Jokpin, ada 10 tulisan tangan puisi lainnya yang akan dilelang. Termasuk, karya penyair senior Remy Sylado dan puisi milik penyair asal Lampung peraih Kusala Sastra Khatulistiwa tahun lalu Inggit Putria Marga. (M-1)
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
Dalam pandangan Gol A Gong sastra berfungsi sebagai ruang jeda dari banjir informasi digital yang dangkal.
SAYEMBARA Novel DKJ 2025 telah mengumumkan pemenangnya semalam, Rabu, (5/11) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
Kemendikdasmen melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menegaskan komitmen negara terhadap pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menggelar rangkaian kegiatan strategis dalam rangka penguatan literasi dan sastra, serta revitalisasi bahasa daerah di Jawa Tengah.
Aprinus mencontohkan, beberapa karya yang kandungan SARA, yakni pada novel Salah Asuhan yang pada draf awalnya disebut menyinggung ras Barat (Belanda).
Sastra sebagai suatu ekspresi seni berpeluang mempersoalkan berbagai peristiwa di dunia nyata, salah satunya adalah persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved