Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
WELCOME to My Paradise bisa dibilang salah satu lagu reggae paling populer di Tanah Air. Tadi pagi (22/6), sang pelantun lagu dari album perdana band Steven & Coconuttreez, Steven N. Kaligis benar-benar telah berpulang menuju surga yang diidamkannya.
“Telah berpulang saudara kami Steven N. Kaligis (Tepeng) pada hari Selasa, 22 Juni 2021 pukul 07.30 wib. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan dan diterangi kuburnya serta segala kekhilafan almarhum diampuni Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” demikian unggahan akun instagram band reggae tersebut @setevenandcoconuttreez, Selasa, (22/6) pagi.
Welcome to My Paradise masuk dalam album perdana Steven & Coconuttreez, The Other Side (2005). Album tersebut juga melejitkan beberapa single lainnya seperti Kembali dan Bebas Merdeka. Lagu Santai yang merupakan kover dari Imanez (album Good Atmosphere) juga menjadi salah satu yang cukup hit. Selain tampil bersama bandnya, Tepeng juga tampil solo dengan nama panggung Steven Jam.
Sejak kecil, Tepeng memang sudah berkeinginan menjadi musisi. Besar di Pekanbaru, dirinya sudah ngeband sejak SD. Saat itu, ia lebih sering bermain drum, alih-alih memegang mikrofon.
“Dari kecil gue udah ngeband. Di SD dulu ada band. Dulu mainnya drum. Pas rantau ke Jakarta juga sebenarnya niatnya udah jadi drummer. Kalau orang-orang dulu itu pada bawa gitar atau apa, gue bawanya bass drum,” cerita Tepeng, dalam kanal Youtube Cerita Si Buluk, saat bercerita tentang perjalanan awal karier bermusiknya, yang tayang pada awal tahun ini.
Peralihan Tepeng menjadi vokalis dari posisi sebagai drummer terjadi akibat dalam sebuah kesempatan, sang vokalis tidak datang. Ketika itu Tepeng yang tengah persiapan, bermain drum sambil bernyanyi, ditunjuk menjadi vokalis. Hingga akhirnya sosoknya dikenal sebagai vokalis bersama kelompok musik reggae Steven & Coconuttreez.
Sebelum dikenal dengan rambut gimbal dan musik reggaenya, Tepeng lebih dulu bermusik bersama grup musik Scope dengan genre nu metal, atau yang juga dikenal hip metal. Bersama Scope, Steven menelurkan tiga album, dengan beberapa single hit, salah satu di antaranya Over Dongo.
“Dari kecil udah pengen jadi musisi. Arah gue ke sana. Di Pekanbaru zaman itu industrinya berat. Jadi musti ke Jakarta, karena industrinya di situ. Pekanbaru kala itu paling canggih ya (bermusik) ngiringin orang kawin. Kalau kuliah udah basa-basi saja, niat gue memang sudah jadi musisi,” pungkas Tepeng yang pernah berkuliah di Universitas Atma Jaya. Selamat jalan, Tepeng...
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved