Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Spons laut unik yang berwarna ungu ini akhirnya memiliki nama setelah seorang gadis berusia sembilan tahun mendapatkan kesempatan emas untuk memberikan nama pada makhluk laut tersebut.
Spesies spons baru ini ditemukan di pantai utara kawasan Norfolk, Inggris oleh seorang penyelam sukarelawan pada tahun 2011. Namun, selama satu dekade setelah penemuannya, spons ini tak kunjung memperoleh nama yang tepat, hingga pada akhir Januari lalu, Masyarakat Konservasi Laut Inggris (Marine Conservation Society) meminta beberapa masukan nama untuk spons baru tersebut dari anak-anak sekolah di Norfolk.
Usaha ini tampaknya tak sia-sia, karena ada seorang anak bernama Sylvie, yang saat ini masih bersekolah di Sekolah Desa Langham, mengajukan sebuah nama yang akhirnya disetujui oleh Masyarakat Konservasi Laut, nama tersebut adalah 'Parpal Dumplin'.
"Sponsnya berwarna ungu dan terlihat seperti pangsit," demikian alasan Sylvie mengajukan nama tersebut, seperti dilansir dari bbc.com, Rabu (14/4).
Karena ejaan 'parpal' (ungu) yang khas Norflok, membuat para ahli bersepakat secara bulat dengan usulan anak sembilan tahun tersebut.
Peneliti spesialis spons, Claire Goodwin mengatakan proyek penamaan telah menghasilkan nama yang cukup layak untuk digunakan spesies spons baru ini, sampai ke proses penamaan ilmiahnya.
"Spesies baru ini termasuk dalam kategori sub-genus spons yang dikenal sebagai Hymedesmia (stylopus). Penamaan ini menurut saya cukup umum dan menarik," papar Goodwin.
Ada lebih dari 11.000 spesies spons yang membantu menjaga air laut tetap bersih, karena sponge mengonsumsi partikel kecil makanan yang mengapung di dalam air. (M-4)
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Penelitian terbaru mengungkap penyu Kemp’s ridley sangat sensitif terhadap suara frekuensi rendah. Kebisingan kapal di pesisir kini jadi ancaman serius.
Ilmuwan temukan fenomena Marine Darkwaves, yakni kegelapan mendadak di dasar laut yang merusak ekosistem kelp dan terumbu karang.
Peneliti ungkap rahasia paus Beluga di Teluk Bristol bertahan dari inbreeding. Ternyata, strategi "berbagi pasangan" jadi kunci kesehatan genetik mereka.
Penelitian terbaru mengungkap gunung-gunung bawah laut atau seamount menjadi pusat kumpulan hiu dan predator besar. Namun habitat unik ini terancam overfishing dan trawl dasar.
Ilmuwan mengembangkan teknologi pendeteksi hiu martil langka melalui DNA lingkungan (eDNA) tanpa perlu menangkap hewan.
Jaringan Muro Lembata bertujuan merangkul segenap pemangku kepentingan untuk bergerak dalam konservasi pesisir dan ekosistem laut berbasis kearifan lokal (Muro).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved