Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Nadin Amizah kembali menghibur para penggemar di rumah. Kali ini ia tampil dalam acara 'Mola and Chill Fridays' yang disiarkan secara daring di Mola TV, Jumat, (2/4).
Tak sendiri, Nadin kini berkesempatan membuka penampilan musikus asal Amerika Serikat, Mikaela Mullaney Straus atau yang dikenal dengan nama panggung King Princess. Tak sekadar bernyanyi, dua perempuan itu turut menceritakan pengalaman bermusik masing-masing.
"Siapapun kalian, dimanapun kalian, aku harap bersenang-senang di sana. Selamat datang di rumah kami. Inilah pengalaman pertamaku peform di sofa. Aku yakin teman-temanku di sini juga senang bisa bermain sambil duduk," kata penyanyi berusia 20 tahun itu, usai membawakan lagu 'Paman Tua'.
Nadin turut memberikan sesi tanya jawab dengan para penggemar. Musikus yang mulai dikenal karena kolaborasinya bersama Dipha Barus pada 2017 itu menceritakan kutipan (quote) favoritnya dari Tan Malaka, yakni, 'Terbentur, Terbentur, Terbentuk'.
"Menurut aku itu yang paling menggambarkan pengalaman manusia. Selama hidup kita menantang kanan-kiri sampai nanti ketika tiba waktunya pulang, kita kembali dalam keadaan utuh dan menjadi musisi yang terbaik," ujarnya.
Adapun Princess, kali ini tampil dengan membawakan lagu-lagu dalam album 'Cheap Queen' dan 'Make My Bed'. Tampil santai menggunakan pianonya, musikus serba bisa ini ditemani dua personil tambahan yang memainkan drum dan gitar akustik.
Kepada penggemar Princess menceritakan kini hidupnya telah tiba di masa seperti yang telah ia impikan sebelumnya. Bernyanyi, bermain musik bersama teman-teman satu band, dan menulis lagu sepanjang waktu, katanya, ialah hidup yang menyenangkan.
"Jadi, ya 100% saya telah mencapai hal-hal menyenangkan dalam beberapa tahun terakhir. Saya benar-benar hidup dalam impian saya, dan saya tidak punya kemampuan lain selain bermusik, jadi ini lah yang saya punya," katanya.
Sebelum membawakan lagu berjudul 'Talia', musikus yang lahir dan besar di New York ini juga menceritakan bagaimana prosesnya dalam melahirkan karya. Setiap karya, katanya, selalu diawali dengan piano dan gitar kesayangan. Setelah itu, ia lantas membawa ide ke studio dan mulai menggarap melodi maupun akor untuk liriknya.
"Alat musik selalu membuat saya percaya diri untuk menciptakan lagu," imbuh musikus, yang selama pandemi Covid-19 mengaku lebih banyak bermain Playstation 5 untuk menjaga energi positif tersebut.
Perkenalan Princess dengan musik sendiri sudah dimulai sejak kecil. Semasa itu, ia mengaku selalu datang ke studio rekaman atau tempat ayahnya bekerja. Mengerjakan PR sambil menyaksikan para musisi memainkan musik adalah rutinitas yang cukup menyenangkan, bagi perempuan yang memilih keluar dari USC Thornton School of Music di tahun pertama, karena lebih memilih karir bermusiknya itu. (M-4)
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved