Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Gaya hidup frugal yakni identik dengan hemat, minimalis dan cermat mengambil keputusan sehingga tidak ada pengeluaran yang berlebihan atau sia-sia bisa menjadi pilihan Anda terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Saat pandemi, cenderung banyak hal yang berubah signifikan. Sebagian Anda dipaksa untuk berhemat dan memiliki dana darurat sebagai jaring pengaman karena hidup yang relatif dekat dengan berbagai risiko seperti kehilangan penghasilan atau sakit Covid-19.
Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis Ivan Christian Winatha mengatakan, menerapkan gaya hidup frugal berarti Anda memprioritaskan pengeluaran yang penting versus tidak penting. Ini tak berarti Anda bersikap pelit.
Menurut dia, gaya hidup frugal mengutamakan nilai suatu barang atau kualitasnya ketimbang harganya. Contohnya, apabila Anda membeli sepatu baru karena sepatu yang ada sudah rusak maka akan memilih sepatu dari bahan yang tahan lama untuk jangka panjang meskipun harga sedikit lebih mahal, bukan sepatu murah yang hanya bertahan beberapa bulan.
"Dengan disiplin menerapkan gaya hidup frugal sejak dini kita akan terbiasa melakukan prioritas saat akan berbelanja termasuk pada hal-hal yang kita anggap penting pun tetap melakukan pertimbangan. Dampak panjangnya, lebih mudah meraih kebebasan finansial karena tidak terlilit utang dan bisa menikmati hidup seandainya kelak memilih untuk pensiun dini," kata Ivan dalam siaran persnya, ditulis Jumat (12/3).
Lalu, bagaimana cara memulai gaya hidup ini? Hal pertama, mengevaluasi kembali cash flow. Anggaran yang hanya memberi kesenangan sesaat dan tidak terlalu mendesak sebaiknya dicoret dari daftar Anda.
Cara ini berarti menghilangkan atau mengurutkan pengeluaran dari yang paling perlu ke pengeluaran yang bisa ditunda. Pengeluaran yang tidak diperlukan dapat dikurangi sehingga dapat meningkatkan jumlah uang yang bisa ditabung.
Selanjutnya, catat pengeluaran harian agar mudah untuk melakukan evaluasi pada bulan berikutnya bilamana pendapatan atau gaji berikutnya diterima.
Selanjutnya, manfaatkan promo dan diskon dan terapkan hanya untuk barang yang memang benar-benar dibutuhkan. Cara ini bisa menghemat pengeluaran dan ada sisa uang yang bisa disimpan.
Kemudian, hilangkan keinginan untuk mendapat pengakuan status sosial dari lingkungan atau lebih tren dengan istilah pansos karena ini bukanlah kebutuhan tapi keinginan atau gengsi. Gara-gara hal ini, Anda bisa saja ingin membeli barang-barang yang dianggap penting walau sebenarnya tidak penting.
Misalnya, mengganti gadget berbasis Android menjadi iOS demi ikut aplikasi kekinian. Padahal, informasi bisa didapatkan dari sumber lainnya, seperti discord group, portal berita, webinar, YouTube, dan podcast.
"Ketika kita menganggap ekspektasi orang lain atas diri kita terlalu penting sampai membeli barang yang sangat mahal tentunya akan berbahaya bagi kesehatan finansial, kesehatan fisik, dan jiwa. Milenial perlu bijaksana untuk mengetahui perbedaan kebutuhan dan keinginan dan memilah mana yang harus dipenuhi segera dan yang masih bisa ditunda atau dihilangkan. Penuhi saja apa yang kita butuhkan, bukan apa yang orang lain nilai bahwa kita membutuhkannya," pesan Ivan.
Ivan menambahkan, Anda bisa memasukkan asuransi kesehatan sebagai prioritas sebagai upaya melindungi aset terutama untuk kaum milenial. (Ant/OL-12)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagianĀ milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved