Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Sembilan kera di kebun binatang San Diego, Amerika Serikat menjadi bahan eksperimen pemberian vaksin virus korona (Covid-19). Vaksinasi dilakukan karena awal tahun lalu, sejumlah gorila di kebun binatang itu terjangkit virus SARS-CoV-2.
Dari sembilan kera besar itu, lima di antaranya ialah jenis simpanse kerdil (bonobo) dan sisanya ialah orangutan. Masing-masing diberi dua dosis sejak Februari lalu, sementara vaksin yang diberikan berasal dari perusahaan farmasi hewan, Zoetis.
"Ini tidak seperti biasanya. Sepanjang karir, saya belum pernah memiliki akses pada vaksin eksperimental sedini ini dan belum pernah sangat ingin menggunakannya," kata Kepala Konservasi dan Kesehatan Satwa Liar Kebun Binatang San Diego, Nadine Lamberski kepada National Geographic, seperti dilansir dari Ladbible, Minggu (7/3).
Lamberski selanjutnya menjelaskan langkah ini dilakukan karena pihak kebun binatang ingin melakukan yang terbaik untuk para kera. Terlebih sejauh ini mereka juga belum tahu bagaimana pengaruh virus bagi kehidupan para primata tersebut.
Jika mendapat persetujuan dari regulator, vaksin yang sama juga hendak digunakan pada kucing dan anjing.
Pakar Biologi Zoetis Mahesh Kumar mengaku amat bangga dapat membantu staf kedokteran hewan kebun binatang San Diego dan kera yang terjangkit virus.
"Ini menjadi demonstrasi yang bagus, bagaimana tim kami dapat menerapkan kemampuan pada penyakit menular yang baru saja muncul. Bisa beradaptasi dengan cepat untuk kebutuhan pasar yang berubah, dan memainkan peran penting dalam mempromosikan kesehatan masyarakat dengan memajukan perawatan hewan," katanya.
Sejumlah kebun binatang di AS lainnya dewasa ini turut dikabarkan menghubungi Zoetis untuk meminta vaksin serupa. Seorang juru bicara lantas mengatakan kemungkinan vaksin akan lebih banyak tersedia pada Juni mendatang. (M-2)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved