Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik asal Yogyakarta, Senyawa sudah mencengkeramkan kuku mereka di kancah musik global setidaknya selama satu dekade terakhir. Mengusung musik eksperimental yang membaurkan antara genre arus utama berkelindan dengan unsur-unsur musik tradisi.
Seperti halnya musisi maupun kelompok musik lain di belahan dunia, pandemi covid-19 jadi tantangan untuk tetap memunculkan cara-cara baru yang adaptif. Begitu pula Senyawa, yang pada masa sebelum pandemi pendapatan mereka secara dominan ditopang dari tur internasional.
Senyawa, yang digawangi duo Rully Shabara dan Wukir Suryadi pun punya gagasan unik. September silam, keduanya merilis album Alkisah.Duo ini memutuskan karya mereka tidak lagi dirilis hanya melalui satu label. Mereka membuat tawaran terbuka bagi label manapun yang bersedia menjual edisi kecil dari tiap trek di Alkisah, untuk dibuat versi lokal dari rekaman yang sama.
Hingga pekan ini, setidaknya 44 label yang tersebar di empat benua akan menawarkan versi unik album Alkisah. Masing-masing dengan pendekatan yang berbeda. Dan dalam banyak contoh, label yang merilis Alkisah punya trek bonus. Ini adalah iterasi paling berani dari kredo baru Senyawa: “Desentralisasi adalah keniscayaan.”
“Ini bukan tentang Senyawa lagi. Ini bukan tentang album kami. Kami tidak ingin mendominasi siapa pun. Ini bisa menjadi musik bagi siapa saja," kata Shabara, dikutip dari The New York Times, Jumat, (19/2).
Duo ini membagikan file grafik dan audio, mendorong label untuk membuat sampul yang mungkin menarik bagi audiens mereka dan membuat remix.
“Kami ingin label juga punya kepemilikan. Di Beirut boleh punya album Senyawa, tetapi dengan cita rasa seperti album dari Beirut, bukan Indonesia,” kata Shabara.
Sementara itu, musikus-produser asal AS dan pendiri label Southern Lord yang kini tinggal di Paris Stephen O'Malley mengutarakan pendapatnya mengenai tawaran ide Senyawa. Ia pernah berkolaborasi dengan Senyawa di festival seni dua tahunan Europalia. Menurutnya, gagasan itu tidak perlu dieskalasi menjadi strategi baru dalam penjualan karya.
“Jadi mengapa ide ini harus menjadi suatu yang berkelanjutan sebagai bisnis? Tentu musik itu berkelanjutan. Itu sudah ada sejak awal dan ditularkan sepanjang waktu."
Shabara pun mengatakan, sebagai musisi Senyawa tentu sama posisinya dengan musisi di belahan dunia lain.
“Kami adalah musisi seperti halnya mereka yang ada di belahan dunia, melakukan eksperimen. Kebetulan saja, kami dari Indonesia."
“Jika kami punya keinginan agar musisi Indonesia bisa berkembang dan akhirnya dihormati seperti musisi dari barat, tentu harus punya pola pikir, kami adalah musisi global, bukan musisi yang berasal dari 'dunia ketiga.'” (M-4)
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, INNSiDE by Melia Yogyakarta menghadirkan promo makan malam spesial bertajuk A Taste of Prosperity.
Tutup aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat di dalam kawasan
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
AKSI menolak Pilkada tak langsung yang mana pemilihan lewat DPRD digelar oleh BEM Nusantara DIY di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
MENUTUP libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bandara Adisutjipto Yogyakarta resmi mengakhiri Posko Pelayanan Angkutan Udara pada hari Senin (5/1).
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved