Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Memperingati 50 tahun kartun Doraemon, CBI Picture bekerja sama dengan ODEX Privat Limited akan menghibur para penggemar karakter robot kucing dari abad 22 ini dengan menghadirkan kembali petualangan seru Nobita dan Doraemon dalam film animasi "Stand By Me Doraemon 2". Film itu akan tayang untuk umum mulai Jumat 19 Februari 2021 di bioskop CGV Indonesia.
"Stand by Me Doraemon 2" merupakan sekuel dari "Stand By Me Doraemon" yang rilis pada 8 Agustus 2014, sebagai pelengkap serial TV legendaris Doraemon karya Fujiko F. Fujio yang tayang di Indonesia sejak 1988.
Kali ini, sutradara Ryuichi Yagi dan Takashi Yamazaki akan menampilkan kisah yang tak kalah menyentuh dari film sebelumnya, yaitu mengenai sisi lain Nobita yang pasti akan menggetarkan hati para penggemar Doraemon di Indonesia. Apalagi ditambah dengan teknologi 3DCG, akan semakin melengkapi keseruan menonton kisah petualangan Nobita dan Doraemon kali ini.
Kisah ini merupakan pengembangan dari sebuah episode yang ditulis oleh Fujiko F. Fujio, yang menceritakan 'Nobita dan Neneknya'. Suatu hari Nobita (suara diisi oleh Ohara Megumi) menemukan boneka beruang yang telah dijahit tangan oleh neneknya (suara diisi oleh Miyamoto Nobuko).
Boneka itu membuat Nobita teringat akan mendiang sang nenek dan memohon kepada Doraemon (suara diisi oleh Mizuta Wasabi) menggunakan mesin waktunya untuk mengunjungi neneknya di masa lalu. Selain mengunjungi sang nenek di masa lalu, di film ini Nobita juga memiliki misi membantu dirinya di masa depan yang menghilang menjelang pernikahannya dengan Shizuka Minamoto (suara diisi oleh Yumi Kakazu).
Film ini mengusung alur plot non-linear yang justru menjadi keunggulan sekuel ini. Jembatan 'Mesin Waktu' milik Doraemon pun berhasil merangkai bagian per bagian cerita yang awalnya terpecah-pecah.
Hadir di Masa Pandemi
Meski hadir di masa pandemi, tak membuat gala premier film "Stand By Me Doraemon 2" ini sepi peminat. Atensi publik yang besar terhadap film ini membuat pihak distributor CBI Pictures yakin bahwa film ini dapat menjadi pelipur rindu untuk para penggemar Doraemon di masa pandemi.
Sementara itu, terkait penerapan protokol kesehatan selama gala premier, pihak CBI Pictures dan CGV mengaku telah berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkan protokol kesehatan baik agar tidak terjadi kerumunan penonton di bioskop.
"Film ini sendiri sudah tayang sejak Agustus tahun lalu di Jepang, kami menunggu waktu agak sedikit lama sampai Februari ini, karena tentunya bioskop juga baru buka. Kami telah melihat bioskop menjalankan protokol kesehatan dengan baik serta penontonnya pun sudah teredukasi, sudah menggunakan masker sesuai dengan protokol kesehatan yang ada," ungkap Rivki Morais selaku perwakilan CBI Pictures kepada Media Indonesia, Sabtu (6/2) sore.
"Saat pandemi ini kan kita butuh sesuatu yang hangat ya, selain kopi dan teh, tentunya Stand By Me Doraemon 2 akan menjadi film yang menghangatkan kita semua di masa pandemi seperti ini," imbuh Rivki.
Respon positif pun datang dari para penggemar kartun Doraemon yang berkesempatan menyaksikan pemutaran perdana film Stand By Me Doraemon 2 ini. Salah satunya Sherly Ivonela, penggemar Doraemon asal Jakarta Selatan ini mengaku cukup dapat merasakan sentuhan emosi yang terdapat dalam film ini, yang ia gambarkan lekat dengan nuansa kekeluargaan.
"Filmnya bagus, lebih kerasa kekeluargaannya, terus di sini kita bisa lihat tiga versi dari Nobita, dari Nobita waktu masih TK, dia SD, dan dia di masa depan. Terus waktu Nobita berusaha memenuhi janji ke neneknya itu kerasa banget sih," pungkas Sherly. (M-2)
POPULARITAS Doraemon yang mendunia tidak disia-siakan oleh Pemerintah Jepang. Karakter robot kucing karya Fujiko F. Fujio ini telah lama "diangkat" menjadi pejabat non-resmi Jepang.
KEPUTUSAN RCTI menghentikan penayangan serial Doraemon mulai Januari 2026 membuat banyak penggemar kehilangan asupan hiburan akhir pekan.
AWAL tahun 2026 menjadi momen emosional bagi pecinta animasi. Setelah 35 tahun menemani Minggu pagi di RCTI, serial Doraemon resmi berhenti tayang di stasiun televisi tersebut per Januari 2026.
Setelah simpang siur berakhirnya Doraemon dari jadwal RCTI di awal Januari, konfirmasi datang bukan dari stasiun TV, melainkan dari para pelaku di balik layar terkait hak siar Doraemon 2026.
Serial animasi legendaris Doraemon, yang telah menjadi ritual wajib Minggu pagi selama lebih dari tiga dekade, resmi berhenti tayang di stasiun televisi RCTI mulai Januari ini.
Kilas balik sejarah Doraemon di Indonesia. Kapan pertama tayang, fakta anime 1973 yang gagal, hingga alasan resmi berhenti tayang di TV nasional pada awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved