Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKER sekali pakai menjadi barang yang banyak dibeli orang selama pandemi. Keberadaannya memang krusial bagi pencegahan penularan covid-19, namun makser sekali pakai telah menciptakan permasalahan lingkungan baru.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh OceansAsia, sepanjang 2020 diperkirakan ada setidaknya 52 miliar masker sekali pakai yang diproduksi di semua negara. Sayangnya, tak semua sampah masker dan sarung tangan terkelola dengan baik.
AKibatnya, sampah masker telah mencemari lautan. Dilansir waste360.com, Sabtu (2/1) riset yang dilakukan di perairan beberapa negara, setidaknya akan ada sekitar 1,56 miliar sampah masker sekali pakai yang berakhir di lautan. Angka itu didapat dari rasio minimal sampah yang berakhir di lautan dari seluruh dunia adalah sebesar 3% dari total sampah yang ada selama ini.
Untuk mengurai polusi di lautan akibat sampah masker tersebut, diperkirakan akan dibutuhkan waktu hingga ratusan tahun agar dapat terurai. Selain itu, tak ada jaminan kandungan mikroplastik yang terkandung pada bahan pembuat masker sekali pakai akan bisa hilang.
"Masalah sampah masker sekali pakai itu pada akhirnya akan menjadi puncak gunung es yang siap meledak," ujar Direktur Riset OceansAsia, Teale Phelps.
Phelps mengatakan, polusi plastik di laut sangat mengkhawatirkan. Hingga saat ini fenomena penumpukan sampah plastik di laut sudah membunuh setidaknya 100 ribu mamalia laut dan penyu, lebih dari jutaan burung laut, dan ikan. (M-1)
Ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dipenuhi pendukung terdakwa Laras Faizati yang mengenakan masker dengan bagian mulut dilakban dengan simbol "X"
Pelajari 7 cara sederhana untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara. Mulai dari penggunaan masker N95 hingga memilih transportasi ramah lingkungan.
Masker ini adalah masker soothing dengan kelembapan tinggi yang berubah dari bubuk menjadi tekstur sherbet saat bercampur dengan air.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Masker membantu melindungi diri dari polusi dan kuman penyebab penyakit.
BPBD Jawa Timur membagikan masker ke seluruh pengendara maupun warga di wilayah Jember dan sekitarnya, menyusul erupsi Gunung Raung yang menyemburkan abu vulkanik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved