Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN gajah ditemukan mati sejak Agustus lalu di Zimbabwe akibat keracunan bakteri. Otoritas Pengelolaan Taman Nasional Zimbabwe mengatakan, sekitar 34 kasus kematian gajah telah ditemukan di sekitar hutan antara Taman Nasional Hwange dan Air Terjun Victoria.
Para petugas taman nasional menduga penyebab utama kematian gajah-gajah ini karena suatu penyakit akibat infeksi bakteri. Dugaan tersebut semakin kuat didukung dengan hasil pemeriksaan post-mortem pada beberapa hewan tersebut. Mereka menemukan gajah-gajah ini mengalami peradangan pada hati dan organ lainnya sebelum mati secara mendadak.
Sebelumnya beredar dugaan yang menyatakan bahwa gajah-gajah ini mati karena perburuan liar, tetapi dugaan tersebut segera dibantah oleh Direktur Jenderal Zimbabwe Parks and Wildlife Management Authority (ZPWMA), Fulton Mangwanya. "Tidak mungkin (peeburuan liar), gajah-gajah ini mati karena infeksi penyakit dan ini akan berdampak serius pada kelangsungan hidup populasi gajah di Zimbabwe," papar Mangwanya, dikutip dari bbc.com, Rabu (30/9).
"Wilayah barat laut Zimbabwe memiliki populasi gajah yang cukup banyak, wabah penyakit ini mungkin merupakan ancaman utama kelangsungan hidup mereka, terutama di musim kemarau. Gajah-gajah akan bersaing untuk mendapatkan air dan sumber makanan," imbuhnya.
Berdasarkan hasil investigasi petugas Taman Nasional Zimbabwe, kematian gajah-gajah tersebut kuat dugaan akibat alga beracun yang mengandung cyanobacteria yang tidak sengaja tertelan oleh hewan itu saat mereka minum di aliran sungai.
Cyanobacteria adalah bakteri beracun yang dapat muncul secara alami di genangan air atau terkadang muncul di beberapa tumbuhan air yang dikenal sebagai alga biru-hijau.
Para petugas mengaitkan insiden kematian puluhan gajah ini dengan perubahan iklim ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini di Afrika, sehingga pertumbuhan alga menjadi tidak terkontrol.
Zimbabwe dan seputaran kawasan Botswana merupakan rumah bagi sekitar 200.000 populasi gajah Afrika yang terancam punah. Kematian 330 individu gajah mulai dari awal tahun lalu menjadi pukulan berat dalam upaya pelestarian satwa endemik Benua Afrika tersebut. (M-4)
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perburuan ilegal satwa dilindungi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
Populasi satwa dilindungi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan owa jawa, semakin terancam punah.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian spesies satwa Indonesia yang sudah terancam punah di alam.
Sebanyak 16 ekor satwa dilindungi berupa 13 ekor elang tikus dan 3 ekor elang bondol di Kabupaten Bangka Tengah, berhasil diselamatkan dari perdagangan satwa ilegal.
Pengungkapan kasus kepemilikan serta perdagangan satwa dilindungi di Polda Kepri, Batam.
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
PERINGATAN mengenai ancaman perubahan kiamat iklim kembali menguat seiring dengan ditemukannya fenomena geologi yang tidak biasa di Greenland.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved