Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Agar Wajah Di Balik Masker tetap Terawat

Fetry Wuryasti
13/5/2020 11:44
Agar Wajah Di Balik Masker tetap Terawat
Seorang perempuan mengenakan masker kain.(123RF)

Wajib menutup mulut dan hidung dengan mengenakan masker menjadi satu adalah hal normal yang baru saat kita harus keluar rumah. Tetapi, sayangnya mungkin saja kulit kita tidak terbiasa.

"Kulit setiap orang berbeda, dan itu akan bereaksi dengan cara yang berbeda untuk memakai masker, " kata Dr YX Lum, seorang dokter medis di IDS Clinic, Singapura.

Selama ini, orang dengan kulit berjerawat akan lebih rentan terkena lebih banyak jerawat. Lalu orang dengan kulit sensitif atau eksim dapat mengalami lebih banyak ruam dan kulit kering. Adapun orang-orang dengan kondisi kulit yang meradang seperti rosacea mungkin mengalami pembengkakan lebih banyak.

Kulit dapat menjadi iritasi jika kotoran atau minyak wajah dibiarkan 'mendekam' di wajah. Iritasi dapat meningkat jika kotoran "terperangkap" di bawah masker wajah. Sebab udara yang Anda hirup yang terperangkap dalam masker dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

"Persiapkan kulit dengan membersihkan dengan pembersih lembut lalu tindak lanjuti dengan toner lembut dan produk antioksidan, dan akhiri dengan tabir surya. Jika Anda mengenakan masker yang sangat ketat, disarankan untuk memakai balsem penyembuh yang menenangkan untuk meminimalkan jumlah gesekan dan cedera yang disebabkan oleh masker itu," kata Dr Lum.

Kemudian, tetaplah menggunakan tabir surya pada wajah sebelum memakai masker. Sebab sinar UV tetap menembus masker.

"Tabir surya membentuk lapisan pelindung di atas kulit.Untuk semakin memperkuat kesehatan kulit, pertimbangkan formula tabir surya yang dilengkapi dengan manfaat perawatan kulit seperti kemampuan melembabkan, melembabkan dan meregenerasi," kata Dr Lum.

Tidak salah juga bila Anda tetap ingin memakai riasan. Namun, beberapa alas bedak mengandung bahan yang dapat menyumbat pori-pori, terutama karena meningkatnya kondisi lembab di bawah masker.

"Setelah masker terlepas, penting untuk mencuci wajah secara menyeluruh dengan pembersih lembut untuk menghilangkan kotoran, minyak wajah dan bakteri," kata Dr Lum.

Lalu kenakan pelembab untuk menghalangi kotoran dan polusi lingkungan. Mereka yang menderita jerawat harus menahan diri dari mengatasi amukan jerawat dengan produk keras yang mengandung retinoid konsentrasi tinggi atau benzoil peroksida karena dapat membuat iritasi kulit.

Jika kulit Anda mulai menunjukkan tanda-tanda pembengkakan akibat gesekan terhadap masker wajah, redakan pembengkakan dengan batu es atau oleskan gel masker dingin. (M-2) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irana Shalindra
Berita Lainnya