Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI tempat membuang kotoran, toilet dimana pun memang bukan tempat yang higienis. Kondisinya bahkan bisa jadi lebih buruk di toilet umum. Banyaknya pengguna dan ditambah lagi kesadaran kebersihan yang kerap minim, membuat toilet umum bisa jadi sarang bakteri. Meski begitu, antitoilet umum juga hal yang mustahil terlebih jika kita dalam perjalanan panjang, seperti mudik.
Lalu bagaimana agar sedapat mungkin terhindar dari kontaminasi bakteri dan berbagai virus di toilet umum? berikut beberapa tipsnya:
- Pilih bilik toilet nomor satu atau terdekat
Jika Anda berpikir jika toilet yang terjauh adalah yang paling baik, nyatanya banyak pula orang berpikiran demikian. Menurut situs Bright Side, toilet yang letaknya lebih jauh dari pintu depan justru lebih banyak didatangi orang. Sebab itu jangan lupakan terlebih dulu melongok ke toliet terdepan, bisa saja toilet ini justru jarang digunakan dan sebab itu cenderung lebih bersih.
- Jangan Menaruh Barang di Lantai
Meski sudah banyak orang menyadari jika lantai toilet merupakan tempat kotor, nyatanya tetap ada saja yang bisa cuek menaruh barang di lantai. Alasan bisa jadi karena memang mendesak dan tidak terdapat gantungan barang di dalam toilet.
Bisa pula karena lantai toilet yang kering sehingga anda berpikir aman. Padahal lantai yang kering tetap pula menjadi sarang bakteri yang ditransfer dari alas kaki ataupun dari cipratan air dari kloset meski tidak terlihat. Sebab itu lebih baik anda berjaga-jaga dengan pergi ke toilet tanpa membawa banyak barang. Cukup membawa tissu dan sanitizer, sementara barang lainnya cukup disembunyikan di kendaraan atau dititipkan pada kerabat Anda.
- Bawa Tissu dan Sanitizer
membawa tissu sebenarnya memang sudah jadi keharusan mengingat seringnya tissu habis di toilet umum. Membawa tissu dan sanitizer juga penting untuk membersihkan dudukan kloset sebelum anda gunakan.
- Flush & Pegangan Pintu
Untuk alasan yang jelas, ada banyak mikroba pada tombol flush dan pegangan pintu. Sebab itu sebelum memegang kedua benda ini pastikan anda melapisi jari dengan tisu. Jika tidak, segera bersihkan tangan anda dengan sabun ataupun sanitizer setelah memegang keduanya. Sebab itu pula jangan sekali-kali meninggalkan toilet tanpa mencuci tangan anda dengan sabun, atau sekali lagi, gunakan hand sanitizer!
- Untuk anda yang punya bayi
Jika anak Anda masih bayi dan Anda ingin mengganti popoknya maka jangan pernah biarkan bayi bersentuhan langsung dengan meja umum tempat mengganti popok. Bawalah alas, atau bersihkan terlebih dulu meja dengan sanitizer. Akan lebih aman jika anda tetap menggunakan sanitizer meskipun membawa alas. Sebab bisa saja kotoran yang sudah ada di atas meja menempel pada alas yang Anda bawa dan kemudian dapat mentransfer bakteri dan virus pada bayi anda. (M-1)
Puncak arus mudik lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali. Mengantisipasi lonjakan masyarakat, Polda Jateng mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan
persiapan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, di tengah proyeksi 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode libur mudik lebaran 2026.
Memfasilitasi perjalanan pulang kampung tanpa biaya transportasi yang tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis Pemprov DKI 2026.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Jika sebelumnya banyak masyarakat yang baru memesan tiket satu minggu sebelum keberangkatan, tahun ini tren pemesanan justru melonjak sejak dini.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved