Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Jika Anda pernah membayangkan bangun tidur dibangunkan suara John Legend, maka mimpi Anda tersebut akan dikabulkan Google. Perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat tersebut, telah mengumumkan suara John Legend sekarang tersedia sebagai cameo di Google Assistant dalam batas waktu tertentu. Sayangnya hanya tersedia untuk Amerika Serikat saja.
Anda dapat mengaktifkan suara khusus dengan mengajukan pertanyaan pada speaker Google Home Anda seperti "apakah Anda John Legend?" atau menanyakan "apa jenis musik favorit Anda?" atau dengan meminta Google Assistant untuk memberi tahu Anda sebuah lelucon. Selain mengajukan beberapa pertanyaan, Anda juga dapat membuka pengaturan suara asisen anda menjadi suara John Legend.
Menurut informasi yang Media Indonesia kutip dari TechRadar, Kamis (4/4) salah satu juru bicara Google menjelaskan suara John Legend tersebut tersedia sebagai cameo di semua perangkat yang dimiliki Google seperti Google Assistant, Google Home speaker dan Smart Display, dan yang terinstal di perangkat seluler yang berbasis Android dan iOS.
Baca juga : Aries, Kimokal yang Lebih Padat
Meskipun begitu, Google belum dapat memastikan apakah wilayah lain seperti Inggris dan Australia akan mendapatkan fitur yang sama tersebut. Pasalnya, suara John Legend hanya tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna di Amerika Serikat.
Tidak hanya itu, perusahaan juga belum mengkonfirmasi berapa lama fitur tersebut akan tersedia, jadi jika Anda memiliki kesempatan untuk mencobanya, lebih baik segera dilakukan.
Google Assistant bukan satu-satunya asisten suara yang diberikan tambahan suara baru. Awal tahun ini, Amazon meluncurkan gaya bicara baru kepada pengguna Alexa di Amerika Serikat yaitu gaya bicara penyiar berita menyampaikan berita. Amazon menjelaskan suara penyiar tersebut agar membuat Alexa memiliki intonasi yang lebih jelas dibanding suara bawaannya yang masih terdengar seperti suara robot. (M-3)
ERP tak lagi sekadar berfungsi sebagai penyimpan data dan alat otomasi dasar, melainkan harus berevolusi menjadi sistem yang mampu berpikir layaknya manusia.
PASAR perusahaan teknologi raksasa Apple menghadapi tantangan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar Iphone di Amerika Serikat turun dari 56% menjadi 49%
Xapiens berkomitmen menghadirkan solusi dan peluang kolaborasi di indutri teknologi.
Tiga entitas besar di bidang pengembangan talenta, teknologi, dan transformasi organisasi kini resmi melebur dalam satu identitas baru bernama KTM Solutions.
Australia dan Indonesia bekerja sama erat di bidang siber untuk membangun ketahanan siber dan melindungi dari kerentanan yang berdampak pada keamanan nasional.
Transformasi digital memberikan alat untuk bekerja lebih efisien, merespons kebutuhan pelanggan, dan selaras dengan praktik terbaik global.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved