Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEBUNAN anggur identik dengan pemandangan di negara-negara empat musim. Namun, wisatawan kini tak perlu terbang jauh ke Benua Biru untuk merasakannya. Di pesisir Bali Utara, tepatnya di Sanggalangit, Hatten Wines Vineyard menawarkan pengalaman agrowisata unik di atas lahan seluas 12 hektare yang membudidayakan beragam varietas anggur merah dan putih.
Terletak di jalur strategis Jalan Seririt-Gilimanuk, kebun ini dikelola dengan metode penanaman modern yang tertata rapi. Sentuhan estetika Eropa sangat terasa berkat keberadaan bangunan bergaya kastil kecil di tengah hamparan hijau. Bangunan ini kerap menjadi lokasi sarapan bagi tamu hotel yang bekerja sama dengan pihak pengelola.
I.G.A.A Reditya Candradewi, Event and Community Manager Hatten Wines Vineyard, menjelaskan bahwa untuk menikmati fasilitas ini, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp100 ribu. Dengan harga tersebut, wisatawan dapat berkeliling didampingi pemandu berpengalaman.
"Kalau di sini biasa kita panen itu sekitar bulan Agustus sampai September. Saat itu kalau berbuah wisatawan bisa ikut memetik," ujar Dewi, dikutip Kamis (18/12)
Selain belajar proses penanaman dan panen, pemandu juga memberikan edukasi mengenai penggunaan wine dalam kuliner, mulai dari rekomendasi makanan pendamping hingga cara menggunakan wine untuk memasak.
Pengunjung juga berkesempatan mencicipi produk lokal berkualitas melalui sesi wine-tasting, seperti varian Sweet Alexandria, Aga White, atau Aga Rose.
Keunggulan perkebunan di Bali Utara ini terletak pada faktor alamnya. Suhu dan cuaca setempat memungkinkan pohon anggur dipanen hingga tiga kali dalam setahun, frekuensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan kebun di negara subtropis.
Bagi yang ingin membawa pulang buah tangan, produk wine Hatten dibanderol mulai dari Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per botol.
Untuk pengalaman terbaik, wisatawan disarankan berkunjung pada pagi hari atau menjelang sore guna menghindari cuaca panas yang cukup terik.
Pengelola juga menyediakan topi caping bagi pengunjung sebagai perlindungan dari sinar matahari.
Mengingat lokasinya yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar, penggunaan pakaian yang ringan dan alas kaki yang nyaman sangat dianjurkan.
Hatten Wines Vineyard beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00–16.30 WITA, serta pada Sabtu pukul 09.00–12.00 WITA. Perkebunan ini tutup pada hari Minggu dan hari libur nasional. (Ant/Z-1)
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
BALI Indonesia meraih Peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor.
BALI tetap menjadi destinasi papan atas pariwisata dunia walau diterpa berbagai isu seperti sampah, kemacetan, serta isu sepinya turis.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Penetapan status tersangka terhadap Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, kini memasuki babak pengujian hukum.
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menjadikan Bali sebagai pioneer penanganan sampah plastik. KLH menilai jika Bali lebih progresif dan proaktif dalam menangani sampah plastik sekali pakai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved