Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sambut Libur Akhir Tahun, Bali Zoo Hadirkan Wahana Edukasi Jungle Encounter

Basuki Eka Purnama
18/12/2025 16:58
Sambut Libur Akhir Tahun, Bali Zoo Hadirkan Wahana Edukasi Jungle Encounter
Petugas menjaga satwa sigung di wahana baru Bali Zoo di Desa Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (17/12/2025).(ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

MENYAMBUT momentum libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, lembaga konservasi Bali Zoo resmi meluncurkan wahana baru bertajuk Jungle Encounter. Wahana ini dihadirkan sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan sekaligus sarana edukasi untuk mengenal lebih dekat satwa-satwa eksotis.

Kepala Hubungan Masyarakat Bali Zoo, Emma Kristiana Chandra, menjelaskan bahwa kehadiran wahana ini bertujuan memberikan pengalaman interaksi yang lebih personal antara pengunjung dengan berbagai jenis satwa unik.

“Wahana ini memberikan pengalaman lebih dekat pengunjung dengan satwa unik,” ujar Emma di Desa Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (17/12).

Interaksi Dekat di Gerbang Tamaki

Jungle Encounter berlokasi strategis di area Gerbang Tamaki, yang merupakan bagian dari lahan konservasi seluas 12 hektare tersebut. Di sini, pengunjung dapat menjumpai beragam koleksi satwa yang jarang ditemui, mulai dari reptil hingga mamalia kecil.

Beberapa satwa yang menjadi bintang di wahana ini antara lain kadal tegu emas, kadal lidah biru, iguana, ular kulit jagung, dan piton albino. 

Selain reptil, pengunjung juga bisa melihat langsung rakun, kura-kura sulkata, rubah fennec, sigung, hingga binturong.

Untuk menjaga kenyamanan satwa dan kualitas pengalaman pengunjung, pihak pengelola membagi akses interaksi ke dalam dua sesi setiap harinya:

  • Sesi Pagi: Pukul 10.00 – 11.30 WITA
  • Sesi Siang: Pukul 13.00 – 14.30 WITA

Kabar baiknya, pengunjung tidak perlu merogoh kocek lebih dalam untuk masuk ke area Jungle Encounter karena fasilitas ini sudah termasuk dalam harga tiket masuk reguler. 

Namun, bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen khusus berupa foto bersama rakun, sigung, atau rubah fennec, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp75.000 per orang.

Target Kunjungan dan Konservasi

Selain sebagai penyegaran wahana, Jungle Encounter diharapkan mampu meningkatkan volume kunjungan selama musim libur akhir tahun. Manajemen Bali Zoo memprediksi adanya lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa.

Jika pada hari kerja rata-rata pengunjung berkisar antara 600-800 orang dan akhir pekan mencapai 1.200 orang, pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini jumlah kunjungan diperkirakan menembus angka 2.500 hingga 2.800 orang per hari.

Lebih dari sekadar angka kunjungan, Emma menekankan misi utama di balik inovasi ini adalah kesadaran lingkungan. 

Ia berharap interaksi langsung ini dapat menumbuhkan rasa empati pengunjung untuk ikut menjaga kelestarian hewan, terutama spesies yang dilindungi.

Bali Zoo sendiri merupakan rumah bagi sekitar 500 satwa dari 65 spesies yang berasal dari Bali, Indonesia, Afrika, hingga Asia. 

Berjarak sekitar 30 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kebun binatang yang berdiri sejak 2002 ini tetap menjadi salah satu destinasi edukasi favorit di jantung Kabupaten Gianyar. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik