Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HONG KONG memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dunia, negara yang terletak di Asia Timur itu menyimpan keindahan yang luar biasa. Selain gemerlap kota dengan kilauan gedung pencakar langit, berbagai wisata alam dan atraksi menarik yang cocok untuk seluruh keluarga juga tersedia.
Menariknya, Hong Kong kini berkembang menjadi destinasi ramah muslim dengan beragam fasilitasnya, mulai dari tempat ibadah hingga wisata kuliner bersertifikasi halal. Mengeksplorasi lebih jauh wisata Islami di Hong Kong, berikut sederet tempat wisata Islami versi tiket.com yang bisa Anda kunjungi :
Tak hanya menawarkan pemandangan alam dan kebudayaan lokal yang memukau, Hong Kong juga kaya akan perjalanan sejarahnya. Berkunjunglah ke Masjid Kowloon yang dibangun sejak tahun 1896 dan menjadi saksi dari perjalanan perkembangan Islam di HongKong.
Baca juga : Cerita Umat Muslim di Hong Kong Jalani Puasa di Tengah Pandemi
Berlokasi strategis di kawasan Tsim Sha Tsui, Masjid Kowloon dan Islamic Centre terlihat begitu megah, menjadikannya sebagai masjid terbesar di Hong Kong yang dapat menampung hingga 3.500 orang.
Arsitekturnya yang khas membuat masjid ini begitu mempesona dengan empat menara setinggi 11 meter, struktur bangunan menggunakan marmer putih pada lantai dan fasadnya, serta jendela yang indah di sekelilingnya.
Hingga kini, Masjid Kowloon tak hanya menjadi tempat ibadah dan berkumpulnya komunitas Islam saja, namun juga sebagai situs budaya yang penting di Hong Kong. Setelah beribadah, keluarga Muslim dapat menikmati berbagai pilihan makanan halal di area sekitar masjid, seperti Crispi Bun yang berlokasi di Ashley Road dan restoran halal lainnya di area Tsim Sha Tsui.
Baca juga : Kenduri Agung Masyarakat Sangiran: Hidupkan Kembali Tradisi dan Warisan Budaya Lewat Kegiatan di Museum
Jika Anda mencari hidangan Kanton versi halal, Islamic Centre Canteen bisa menjadi pilihan. Tempat yang memiliki konsep food court atau kantin ini sudah berdiri sejak tahun 1981, terletak di lantai lima Masjid Ammar dan Pusat Islam Osman Ramju Sadick.
Tempat ini menyediakan beragam menu halal yang memanjakan lidah, salah satunya pilihan ragam dimsum yang sulit ditemukan dalam versi halal.
Ajak keluarga untuk datang dan mencoba berbagai hidangan beragam dimsum yang jenisnya mencapai 30 menu, serta makanan lokal khas Kanton yang halal.
Baca juga : Dinilai Sesatkan Kongres soal Israel-Gaza, Menlu Blinken Dituntut Mundur
Berfokus pada seni visual abad ke-20 dan ke-21, desain, arsitektur, serta media digital, M+ Museum menghadirkan koleksi inovatif. Museum ini memiliki area outdoor dengan pemandangan pelabuhan Victoria yang indah, tempat ideal bagi keluarga untuk bersantai dan menikmati karya seni sekaligus menikmati udara segar.
Selain berfokus pada seni kontemporer global, M+ juga menampilkan karya seniman dari berbagai latar belakang budaya, termasuk Asia dan Timur Tengah, yang bisa menarik perhatian wisatawan Muslim yang mencari keragaman seni.
Terletak di West Kowloon Cultural District, anda tidak perlu repot-repot untuk mencari hidangan halal, ada banyak restoran halal tersedia di sana, menjadikannya destinasi yang ramah untuk wisatawan Muslim.
Bagi wisatawan muslim dan mencari hidangan halal, Restoran Ebeneezer's Kebab bisa menjadi pilihan. Memiliki beberapa cabang di Hong Kong, termasuk di area Lantau, Tsim Sha Tsui, Wan Chai, dan Central, menjadikannya mudah diakses oleh wisatawan muslim dan
keluarga.
Menawarkan konsep restoran cepat saji, sederet hidangan Timur Tengah bisa Anda temui di sana seperti kebab, pizza dan berbagai menu halal lain. Dengan suasana yang santai dan ramah keluarga, Ebeneezer’s memberikan pilihan makanan halal yang lezat, cepat saji, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan yang mencari kuliner otentik halal di tengah kesibukan kota. (M-3)
Dengan populasi Muslim dunia yang diperkirakan mencapai 2,2 miliar orang pada 2030, kebutuhan akan bahan makanan dan layanan kuliner halal terus meningkat.
Halalicious Food Festival 2025 hadir di JIEXPO sebagai bagian dari ISEF 2025, menghadirkan lebih dari 40 tenant kuliner halal UMKM bersertifikat.
Muslim LifeFair (Mufair) 2024 digelar di di Jakarta Convention Center (JCC). Berlangsung mulai hari ini hingga Minggu (29/12).
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved