Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

MWC 2026: Satelit, AI, dan 6G Jadi Sorotan, Industri Telekomunikasi Masuk Fase Baru

Muhammad Ghifari A
29/3/2026 10:18
MWC 2026: Satelit, AI, dan 6G Jadi Sorotan, Industri Telekomunikasi Masuk Fase Baru
Inilah papan nama MWC 2026 dalam cahaya pagi hari di Barcelona.(Andrew Lanxon/CNET)

AJANG teknologi tahunan Mobile World Congress 2026, yang digelar di Barcelona, menunjukkan perubahan besar dalam arah industri telekomunikasi global. 

Jika sebelumnya fokus utama berada pada tantangan seperti monetisasi 5G, kini perhatian beralih ke peluang baru mulai dari konektivitas satelit, kedaulatan digital, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan 6G.

Para analis dari Ookla Research menilai, MWC tahun ini menandai transisi penting menuju fase pertumbuhan baru bagi industri.

Satelit Jadi Pilar Baru Konektivitas

Salah satu sorotan utama adalah meningkatnya peran konektivitas satelit dan jaringan non-terestrial (NTN). Teknologi ini kini tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan mulai menjadi bagian inti dari arsitektur jaringan modern.

Starlink mengumumkan rencana konstelasi satelit generasi kedua yang mendukung komunikasi langsung ke perangkat (direct-to-device/D2D), dengan target layanan mulai 2028. Bahkan, Deutsche Telekom disebut sebagai pelanggan awal untuk teknologi ini.

Di sisi lain, AST SpaceMobile juga memperkuat posisinya melalui kolaborasi dengan Vodafone dalam proyek Satellite Connect Europe.

Analis menilai, ke depan layanan telekomunikasi akan menggabungkan fiber, seluler, dan satelit dalam satu paket terintegrasi yang mampu berpindah jaringan secara otomatis saat terjadi gangguan.

5G, Menuju 6G

Industri juga tengah menyeimbangkan investasi 5G dengan persiapan menuju era 6G. Teknologi seperti 5G Standalone (SA) kini menjadi fondasi penting untuk layanan generasi berikutnya.

Kolaborasi antara Ericsson dan Ookla menghadirkan metode pengujian baru untuk network slicing 5G, yang memungkinkan layanan dengan latensi ultra-rendah dan keandalan tinggi.

Sementara itu, SoftBank menargetkan peluncuran awal 6G pada 2029. Nokia bahkan menyebut implementasi AI-RAN secara komersial bisa dimulai pada 2027, bekerja sama dengan Nvidia.

Meski demikian, tantangan pendanaan masih menjadi perhatian, terutama di pasar Eropa yang cenderung berhati-hati dalam investasi besar.

Kedaulatan Digital Jadi Isu Strategis

Selain teknologi, isu kedaulatan digital juga menjadi perhatian besar, khususnya di Eropa. Banyak perusahaan dan pemerintah kini menuntut infrastruktur cloud dan telekomunikasi yang aman serta berada dalam kendali lokal.

Orange bersama Deutsche Telekom, Telefónica, TIM, dan Vodafone meluncurkan “European Edge Continuum”, sebuah platform cloud edge terfederasi untuk mendukung kebutuhan tersebut.

Langkah ini dipandang sebagai alternatif terhadap dominasi penyedia cloud global seperti Amazon Web Services.

Selain itu, pengembangan teknologi keamanan seperti kriptografi pasca-kuantum juga mulai diterapkan untuk menghadapi ancaman di masa depan.

AI Jadi Penggerak Utama

Kecerdasan buatan menjadi tema yang hampir mendominasi seluruh diskusi di MWC 2026. Namun, fokusnya kini telah berkembang dari sekadar chatbot menjadi AI agen dan kecerdasan tingkat jaringan.

Operator seperti LG Uplus dan China Mobile menghadirkan inovasi pada layanan panggilan, termasuk terjemahan bahasa secara real-time.

Sementara itu, AT&T menyoroti strategi edge computing untuk mendukung beban kerja AI skala besar.

Analis menilai, AI kini tidak hanya digunakan untuk efisiensi operasional, tetapi juga mulai difokuskan pada peningkatan pengalaman pengguna, terutama dalam layanan komunikasi.

MWC 2026 memperlihatkan bahwa industri telekomunikasi tengah memasuki fase transformasi baru. Integrasi satelit, percepatan menuju 6G, dorongan kedaulatan digital, serta peran AI yang semakin luas menjadi pilar utama perubahan tersebut.

Ke depan, persaingan tidak hanya soal kecepatan jaringan, tetapi juga siapa yang mampu menghadirkan ekosistem digital paling cerdas, aman, dan terintegrasi. (Ookla/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya