Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Indosat Gandeng Ericsson Bangun Platform Digital Future-Ready

Budi Ernanto
09/3/2026 15:11
Indosat Gandeng Ericsson Bangun Platform Digital Future-Ready
Indosat Ooredoo Hutchison dan Ericsson menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Selasa (4/3), untuk mengembangkan platform monetisasi generasi terbaru yang menghadirkan layanan digital lebih cepat, fleksibel(DOK INDOSAT)

INDOSAT Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson menandatangani nota kesepahaman dalam ajang Mobile World Congress 2026 pada Selasa (4/3). Kesepakatan ini bertujuan memperdalam kerja sama strategis guna menghadirkan layanan digital yang lebih cepat, adaptif, dan terpersonalisasi bagi pelanggan di Indonesia.

Kolaborasi tersebut mengandalkan Digital Monetization Platform atau DMP, yang diklaim sebagai platform monetisasi digital full-stack pertama di dunia. Sistem ini dirancang untuk mendukung sekitar 100 juta pelanggan Indosat di seluruh Tanah Air.

DMP merupakan bagian dari portofolio Business Support System milik Ericsson. Melalui platform ini, IOH dapat mempercepat penyediaan layanan digital dan 5G, merapikan struktur produk agar lebih sederhana dan fleksibel, mempercepat time-to-market layanan baru, serta memperkuat segmen bisnis ke bisnis.

President Director and Chief Executive Officer of Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, “Kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat. Bersama, kami membangun platform monetisasi yang terintegrasi secara menyeluruh dan future-ready untuk memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan. Platform ini memungkinkan kami menghadirkan layanan digital yang lebih cepat dan fleksibel bagi pelanggan, sekaligus memperkuat kapabilitas B2B kami. Kolaborasi ini juga mendukung salah satu migrasi telekomunikasi terbesar di dunia, melalui integrasi jutaan pelanggan Hutch ke dalam sistem IOH DMP secara mulus.

Hari ini, kami mengambil langkah berikutnya dalam perjalanan ini bersama Ericsson dengan mengumumkan peluncuran Flash, antarmuka berbasis AI dan cloud bagi pelanggan kami. Ini bukan sekadar pembaruan teknologi, tetapi transformasi dalam cara kami berinovasi, berkembang, dan melayani dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.”

Flash diperkenalkan sebagai antarmuka berbasis kecerdasan buatan dan komputasi awan yang dikembangkan dengan dukungan Ericsson Catalog Manager. Platform ini memungkinkan tim bisnis lebih leluasa merancang dan meluncurkan produk tanpa ketergantungan tinggi pada divisi teknologi informasi. Dengan pendekatan tersebut, pelanggan dapat memperoleh paket internet yang lebih relevan dan disesuaikan dengan kebutuhan digital masing-masing. Pemanfaatan AI juga berperan dalam memvalidasi konfigurasi produk guna meminimalkan kesalahan serta mempercepat pengembangan layanan.

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby menambahkan, “Bagi Ericsson, kemitraan ini merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung ketahanan bisnis Indosat sekaligus membangun fondasi monetisasi digital yang siap berkembang. Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat terus beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem, menjadikannya investasi teknologi yang memberikan nilai jangka panjang.”

Dalam MWC 2026, kedua perusahaan akan memaparkan proses transformasi tersebut, termasuk demonstrasi langsung platform Flash. Kerja sama ini memperpanjang hubungan strategis jangka panjang antara Ericsson dan IOH sekaligus menegaskan komitmen untuk membantu operator telekomunikasi beradaptasi dengan model bisnis digital yang lebih lincah dan berkelanjutan. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya