Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA astronomi langka akan kembali menghiasi langit dunia. Gerhana Matahari Total terlama pada abad ke-21 dipastikan terjadi pada 2 Agustus 2027, dan diprediksi menjadi salah satu peristiwa langit paling spektakuler abad ini.
Berdasarkan perhitungan mekanika orbit yang dirilis NASA dan lembaga astronomi internasional, gerhana Matahari total 2027 akan memiliki durasi maksimum sekitar 6 menit 23 detik. Angka ini jauh lebih lama dibandingkan rata-rata gerhana Matahari total yang umumnya hanya berlangsung 2-3 menit.
Panjang durasi totalitas dipengaruhi oleh posisi Bulan yang berada di titik perigee (jarak terdekat ke Bumi) serta Bumi yang berada relatif lebih jauh dari Matahari, sehingga bayangan Bulan menutupi Matahari lebih lama.
Lintasan bayangan Bulan atau jalur totalitas akan melintasi sejumlah wilayah strategis dunia, antara lain:
Wilayah Afrika Utara dan Timur Tengah diprediksi mengalami durasi totalitas terpanjang, menjadikannya lokasi favorit bagi astronom, peneliti, dan wisatawan astronomi.
Gerhana Matahari total memberikan kesempatan langka bagi ilmuwan untuk mempelajari korona Matahari, lapisan atmosfer terluar Matahari yang biasanya tersembunyi oleh cahaya fotosfer.
Selama fase totalitas, para peneliti dapat mengamati:
Data ini penting untuk memahami aktivitas Matahari yang dapat memengaruhi satelit, komunikasi, dan sistem navigasi di Bumi.
Selain nilai ilmiah, gerhana Matahari total 2027 juga memiliki daya tarik edukatif dan wisata astronomi yang besar. Jutaan orang diperkirakan akan melakukan perjalanan ke jalur totalitas.
Namun, para ahli menegaskan bahwa pengamatan Matahari harus dilakukan dengan aman. Melihat Matahari tanpa pelindung khusus dapat menyebabkan kerusakan mata permanen. Gunakan kacamata gerhana bersertifikasi atau alat observasi berfilter khusus.
Gerhana Matahari Total terlama abad ini menjadi pengingat akan presisi dan dinamika alam semesta. Fenomena dengan durasi serupa diperkirakan tidak akan terulang selama beberapa dekade ke depan, menjadikannya salah satu peristiwa astronomi terpenting abad ke-21. (Z-10)
Teleskop Hubble NASA berhasil menangkap citra paling tajam komet antarbintang 3I/ATLAS. Objek misterius ini melaju hingga 209.000 km/jam dan berasal dari luar tata surya.
Ledakan supernova ternyata hanya memancarkan 1% energi dalam bentuk cahaya. Sisanya dibawa neutrino, partikel misterius yang membuka rahasia inti bintang.
Bintang kuno PicII-503 ditemukan sebagai “kapsul waktu” dari awal alam semesta. Komposisi uniknya memberi petunjuk tentang bintang pertama dan evolusi galaksi.
Penelitian berbasis data satelit Gaia mengungkap Matahari kemungkinan bermigrasi dari bagian dalam Galaksi Bima Sakti.
Astronom lewat teleskop James Webb temukan planet baru L 98-59 d. Planet lava ini berbau telur busuk dan membuka kategori baru dalam ilmu astronomi.
Peneliti menemukan bukti baru ekspansi alam semesta mungkin lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Apakah ini jawaban atas perdebatan panjang para astronom?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved