Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA astronomi langka akan kembali menghiasi langit dunia. Gerhana Matahari Total terlama pada abad ke-21 dipastikan terjadi pada 2 Agustus 2027, dan diprediksi menjadi salah satu peristiwa langit paling spektakuler abad ini.
Berdasarkan perhitungan mekanika orbit yang dirilis NASA dan lembaga astronomi internasional, gerhana Matahari total 2027 akan memiliki durasi maksimum sekitar 6 menit 23 detik. Angka ini jauh lebih lama dibandingkan rata-rata gerhana Matahari total yang umumnya hanya berlangsung 2-3 menit.
Panjang durasi totalitas dipengaruhi oleh posisi Bulan yang berada di titik perigee (jarak terdekat ke Bumi) serta Bumi yang berada relatif lebih jauh dari Matahari, sehingga bayangan Bulan menutupi Matahari lebih lama.
Lintasan bayangan Bulan atau jalur totalitas akan melintasi sejumlah wilayah strategis dunia, antara lain:
Wilayah Afrika Utara dan Timur Tengah diprediksi mengalami durasi totalitas terpanjang, menjadikannya lokasi favorit bagi astronom, peneliti, dan wisatawan astronomi.
Gerhana Matahari total memberikan kesempatan langka bagi ilmuwan untuk mempelajari korona Matahari, lapisan atmosfer terluar Matahari yang biasanya tersembunyi oleh cahaya fotosfer.
Selama fase totalitas, para peneliti dapat mengamati:
Data ini penting untuk memahami aktivitas Matahari yang dapat memengaruhi satelit, komunikasi, dan sistem navigasi di Bumi.
Selain nilai ilmiah, gerhana Matahari total 2027 juga memiliki daya tarik edukatif dan wisata astronomi yang besar. Jutaan orang diperkirakan akan melakukan perjalanan ke jalur totalitas.
Namun, para ahli menegaskan bahwa pengamatan Matahari harus dilakukan dengan aman. Melihat Matahari tanpa pelindung khusus dapat menyebabkan kerusakan mata permanen. Gunakan kacamata gerhana bersertifikasi atau alat observasi berfilter khusus.
Gerhana Matahari Total terlama abad ini menjadi pengingat akan presisi dan dinamika alam semesta. Fenomena dengan durasi serupa diperkirakan tidak akan terulang selama beberapa dekade ke depan, menjadikannya salah satu peristiwa astronomi terpenting abad ke-21. (Z-10)
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Gerhana ini tidak aman untuk dilihat tanpa pelindung mata dengan filter matahari.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Gerhana Matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Fenomena ring of fire ini hanya terlihat sempurna di Antartika dan tidak dapat diamati dari Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved