Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Catat! Ini Jadwal Gerhana Matahari Sepanjang 2026

Intan Safitri
12/1/2026 22:05
Catat! Ini Jadwal Gerhana Matahari Sepanjang 2026
Berikut Jadwal Gerhana Matahari Sepanjang 2026(freepik)

TAHUN 2026 akan menjadi salah satu periode menarik bagi pengamat fenomena langit. Dalam satu tahun kalender, dua gerhana Matahari dipastikan terjadi dengan karakter yang berbeda.

Peristiwa ini bukan hanya soal perubahan cahaya di siang hari, tetapi juga menjadi penanda bagaimana pergerakan Matahari, Bulan, dan Bumi terus berlangsung presisi mengikuti hukum alam yang sama sejak ribuan tahun lalu.

Berikut Jadwal Gerhana Matahari Sepanjang 2026

1. Gerhana Matahari Cincin – 17 Februari 2026

Gerhana Matahari pertama pada 2026 terjadi pada 17 Februari dan berjenis gerhana Matahari cincin. Fenomena ini muncul ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, tetapi posisinya berada cukup jauh sehingga tidak mampu menutupi Matahari sepenuhnya. Akibatnya, Matahari terlihat seperti lingkaran bercahaya dengan bagian tengah yang gelap, sering disebut sebagai efek “cincin api”.

Gerhana ini dapat diamati secara optimal di wilayah Antarktika dan perairan sekitarnya. Beberapa kawasan di Afrika bagian selatan dan Amerika Selatan hanya dapat melihat gerhana sebagian. Indonesia tidak termasuk wilayah yang dilewati lintasan pengamatan gerhana ini.

2. Gerhana Matahari Total – 12 Agustus 2026

Peristiwa kedua terjadi pada 12 Agustus 2026 dan tergolong gerhana Matahari total, jenis gerhana yang jauh lebih jarang. Pada momen ini, Bulan sepenuhnya menutupi piringan Matahari, membuat langit siang berubah gelap selama beberapa menit di jalur totalitas.

Lintasan gerhana total akan melewati Greenland bagian timur, Islandia, wilayah utara Spanyol dan Portugal, hingga Rusia. Di luar jalur tersebut, sejumlah wilayah di Eropa, Afrika, dan Amerika Utara masih dapat menyaksikan gerhana Matahari sebagian.

Secara ilmiah, gerhana Matahari hanya terjadi saat fase bulan baru, ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada hampir dalam satu garis lurus. Namun, karena orbit Bulan miring sekitar lima derajat terhadap orbit Bumi, tidak setiap bulan baru menghasilkan gerhana. Jarak Bulan dari Bumi juga menentukan jenis gerhana yang muncul, apakah cincin atau total.

Dua gerhana Matahari pada 2026 menjadi bagian dari siklus alam yang terus berulang. Meski tidak semua wilayah dapat menyaksikannya secara langsung, fenomena ini tetap menarik perhatian karena menunjukkan bagaimana pergerakan benda langit berlangsung teratur dan dapat diprediksi jauh hari sebelumnya.

Sumber: NASA Science



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya