Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gerhana Matahari Total dan Cincin Api Terjadi Beruntun mulai 2026, Ini Jadwal Lengkapnya!

Intan Safitri
09/1/2026 21:31
Gerhana Matahari Total dan Cincin Api Terjadi Beruntun mulai 2026, Ini Jadwal Lengkapnya!
Tiga gerhana dalam fenomena langit dimulai 2026.(Freepik)

TAHUN 2026 akan menjadi momen langka bagi para pengamat langit. Mulai tahun ini hingga 2028, dunia akan menyaksikan rangkaian enam gerhana Matahari yang terjadi secara beruntun, terdiri dari tiga gerhana Matahari total dan tiga gerhana Matahari annular atau yang dikenal sebagai cincin api.

Fenomena langit ini tergolong jarang karena kombinasi frekuensi, durasi, serta sebaran wilayah pengamatannya. Tidak heran jika rangkaian gerhana Matahari 2026-2028 menjadi sorotan para astronom dan peneliti global.

1. Gerhana Matahari Annular (Cincin Api)

Rangkaian gerhana dimulai pada 17 Februari 2026 dengan peristiwa gerhana Matahari annular. Dalam fenomena ini, Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, namun posisinya lebih jauh sehingga tidak mampu menutupi Matahari sepenuhnya. Akibatnya, Matahari tampak membentuk lingkaran terang menyerupai cincin api.

Pada tahun 2026, fase annularity hanya dapat diamati penuh di wilayah Antartika. Sementara itu, sebagian wilayah di belahan Bumi selatan hanya akan menyaksikan gerhana Matahari parsial.

2. Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari total pertama dalam siklus ini terjadi pada 12 Agustus 2026. Jalur totalitas akan melintasi Greenland, Islandia, dan Spanyol bagian utara. Di wilayah tersebut, Matahari akan tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa menit.

Peristiwa ini menjadi sangat istimewa karena merupakan gerhana Matahari total pertama yang dapat diamati di sebagian wilayah Eropa dalam beberapa dekade terakhir. Saat totalitas, langit siang hari akan menggelap dan korona Matahari dapat terlihat jelas.

3. Gerhana Matahari Annular

Selanjutnya, gerhana Matahari annular kembali terjadi pada 6 Februari 2027. Jalur cincin api akan melintasi Amerika Selatan dan Samudra Atlantik. Seperti gerhana annular lainnya, Bulan tampak lebih kecil dibandingkan Matahari sehingga menyisakan lingkaran cahaya terang di sekelilingnya.

Fenomena ini diperkirakan dapat disaksikan dengan jelas di beberapa negara Amerika Selatan yang berada di jalur annularity.

4. Gerhana Matahari Total

Puncak rangkaian gerhana terjadi pada 2 Agustus 2027, saat gerhana Matahari total dengan durasi luar biasa panjang berlangsung. Totalitas diperkirakan mencapai lebih dari enam menit, menjadikannya salah satu gerhana Matahari total terpanjang abad ini.

Jalur totalitas dimulai dari Spanyol selatan dan Gibraltar, melintasi Afrika Utara, Mesir, Arab Saudi, hingga berakhir di Yaman dan Somalia. Durasi yang panjang ini memberikan kesempatan emas bagi para ilmuwan untuk meneliti atmosfer Matahari secara lebih mendalam.

5. Gerhana Matahari Annular

Rangkaian gerhana annular berlanjut pada 26 Januari 2028. Wilayah yang berpotensi menyaksikan cincin api meliputi Ekuador, Brasil, Portugal, dan Spanyol. Seperti sebelumnya, pengamat di luar jalur annularity hanya akan melihat gerhana parsial.

6. Gerhana Matahari Total

Rangkaian enam gerhana Matahari ini ditutup dengan peristiwa gerhana Matahari total pada 22 Juli 2028. Jalur totalitas akan melintasi Australia dan Selandia Baru, termasuk Sydney.

Bagi wilayah ini, peristiwa tersebut sangat bersejarah karena menjadi gerhana Matahari total pertama yang terlihat di Sydney dalam lebih dari satu abad.

Fenomena Langit Langka dan Imbauan Keamanan

Periode 2026-2028 menjadi sangat penting dalam dunia astronomi karena jarangnya kombinasi tiga gerhana Matahari total dan tiga gerhana annular dalam kurun waktu yang relatif singkat. Setiap gerhana memiliki jalur visibilitas yang berbeda dan hanya dapat disaksikan secara penuh di wilayah yang dilewati bayangan Bulan.

Para pengamat diimbau untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus. Pengamatan gerhana Matahari harus menggunakan kacamata khusus gerhana atau instrumen teleskop yang telah dilengkapi filter standar guna mencegah kerusakan mata permanen. (NASA Science/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik