Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI awal tahun 2026, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah menjadwalkan agenda besar di orbit Bumi rendah. Melalui pengumuman resmi di platform X, NASA mengonfirmasi akan melaksanakan dua misi berjalan di luar angkasa (spacewalk) atau Extravehicular Activity (EVA) pada tanggal 8 dan 15 Januari.
Misi ini bertujuan untuk melakukan modernisasi infrastruktur kelistrikan dan pemeliharaan teknis guna memperpanjang masa operasional Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Fokus utama dari spacewalk pertama yang dijadwalkan pada 8 Januari adalah mempersiapkan "saluran daya 2A". Persiapan ini merupakan langkah awal sebelum pemasangan International Space Station Roll-Out Solar Array (iROSA) generasi terbaru.
Panel surya iROSA dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi stasiun secara signifikan, yang tidak hanya mendukung eksperimen ilmiah yang semakin kompleks, tetapi juga krusial bagi persiapan deorbit (penghentian operasi) ISS secara aman dan terkendali di masa depan.
Astronot veteran Mike Fincke dan astronot pemula Zena Cardman akan memimpin misi pertama ini. Bagi Cardman, ini adalah pengalaman pertamanya melangkah ke hampa udara, sebuah pencapaian besar dalam karier astronotnya.
Sementara bagi Mike Fincke, misi ini akan mengukir sejarah baru. Fincke akan mencatatkan spacewalk ke-10, membuatnya sejajar dengan pemegang rekor NASA lainnya seperti Peggy Whitson dan Michael Lopez-Alegria.
Berlanjut pada 15 Januari, misi kedua akan difokuskan pada pemeliharaan perangkat keras. Para astronot dijadwalkan untuk mengganti kamera berdefinisi tinggi (HD) pada Port Kamera 3 yang telah mengalami penurunan fungsi akibat radiasi kosmik.
Selain itu, pemasangan perangkat navigasi planar reflector pada modul Harmony akan menjadi prioritas. Perangkat ini berfungsi sebagai panduan presisi bagi wahana antariksa komersial maupun milik pemerintah yang akan merapat ke ISS.
Pekerjaan teknis tambahan meliputi relokasi ammonia servicing jumper atau pipa pendingin pada rangka (truss) S6 dan S4. Sistem pendingin amonia sangat vital untuk menjaga suhu perangkat elektronik stasiun agar tetap stabil di tengah ekstremnya suhu luar angkasa.
Sebagai bentuk transparansi, NASA akan mengadakan pengarahan media secara mendalam pada 6 Januari di Johnson Space Center, Houston. Masyarakat umum dapat menyaksikan sesi tanya jawab mengenai rincian teknis dan prosedur keselamatan ini melalui siaran langsung di kanal YouTube NASA dan akun resmi media sosial mereka.
Misi-misi ini menegaskan komitmen internasional dalam menjaga ISS sebagai laboratorium penelitian utama di luar angkasa, sekaligus membuktikan kemampuan manusia dalam melakukan pemeliharaan teknis tingkat tinggi di lingkungan yang paling menantang.
Sumber: Dynamite News
NASA mendadak menunda jadwal berjalan di luar angkasa (spacewalk) karena alasan kesehatan kru. Simak penjelasan resmi NASA mengenai kondisi astronot saat ini.
Dua kosmonaut Roscosmos, Sergey Ryzhikov dan Alexey Zubritskiy, dijadwalkan melakukan spacewalk hari ini, 16 Oktober, di luar ISS.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa misi Polaris Dawn yang dilaksanakan oleh SpaceX menghadapi tantangan besar sebelum melaksanakan spacewalk komersial pertama dalam sejarah.
Analisis terbaru data Voyager 2 mengungkap mengapa sabuk radiasi Uranus sangat kuat. Ternyata, ada peristiwa cuaca antariksa langka saat misi berlangsung.
Ilmuwan temukan cara melacak jalur jatuh sampah antariksa menggunakan sensor seismik monitor gempa. Metode ini diklaim lebih akurat dibanding radar tradisional.
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved