Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

NASA Tunda Spacewalk di Stasiun Luar Angkasa karena Masalah Medis Astronot

Thalatie K Yani
08/1/2026 08:34
NASA Tunda Spacewalk di Stasiun Luar Angkasa karena Masalah Medis Astronot
ISS(NASA)

BADAN Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan penundaan kegiatan berjalan di luar angkasa (spacewalk) yang sedianya dijadwalkan, Kamis (8/1). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan mengenai "masalah medis" yang dialami salah satu anggota kru di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dalam pernyataan resminya, NASA tidak menyebutkan identitas astronot yang terlibat maupun detail gangguan kesehatan yang dialami.

"Demi privasi medis, tidaklah tepat bagi NASA untuk membagikan detail lebih lanjut tentang anggota kru tersebut," tulis pihak NASA. "Situasinya stabil. NASA akan membagikan detail tambahan, termasuk tanggal baru untuk spacewalk mendatang, di kemudian hari."

Misi Penting Fincke dan Cardman

Awalnya, dua astronot NASA, Mike Fincke dan Zena Cardman, dijadwalkan keluar dari airlock ISS untuk menyelesaikan persiapan saluran daya guna pemasangan panel surya baru.

Bagi Cardman, seorang geobiolog berusia 38 tahun, misi ini seharusnya menjadi pengalaman spacewalk pertamanya sejak terpilih sebagai korps astronot pada 2017. Sementara bagi Mike Fincke, ini merupakan misi bersejarah. Fincke yang telah menjadi astronot sejak 1996 tercatat sudah melakukan sembilan kali spacewalk.

Manajer integrasi operasi NASA untuk laboratorium orbit, Bill Spetch, menyebutkan jika misi ini terlaksana, Fincke akan menjadi astronot Amerika keenam yang berhasil melakukan 10 kali spacewalk.

Privasi Medis di Luar Angkasa

NASA dikenal sangat tertutup mengenai informasi medis astronotnya. Data mengenai dampak penerbangan luar angkasa terhadap tubuh manusia biasanya hanya dipublikasikan sebagai bagian dari studi ilmiah luas tanpa mengungkap identitas spesifik astronot yang bersangkutan.

Kasus serupa pernah terjadi setelah misi SpaceX Crew-8 kembali ke bumi pada Oktober 2024. Saat itu, salah satu dari empat kru dilarikan ke rumah sakit di Florida karena "masalah medis" pasca-pendaratan. Hingga kini, identitas kru tersebut tetap dirahasiakan dengan keterangan bahwa kondisi mereka "stabil dan di bawah pengamatan sebagai langkah pencegahan."

Beberapa kondisi medis memang lazim terjadi di luar angkasa, seperti space adaptation syndrome (mual dan vertigo) yang sering dialami astronot pada jam-jam pertama di lingkungan mikrogravitasi. Namun, untuk kasus kali ini, publik masih harus menunggu pengumuman lebih lanjut mengenai jadwal ulang misi yang tertunda tersebut. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya