Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Iklan Google Mulai Muncul dalam Mode AI Seiring Meluasnya Pengujian

Muhammad Ghifari A
25/11/2025 11:01
Iklan Google Mulai Muncul dalam Mode AI Seiring Meluasnya Pengujian
Ilustrasi(9to5Google)

GOOGLE secara resmi mulai menampilkan iklan bersponsor dalam jawaban Mode AI di Google Search, menandai babak baru dalam upaya memonetisasi fitur tersebut. Iklan ini diberi label sponsored dan umumnya muncul di bagian bawah jawaban AI, mengakhiri masa uji coba bebas iklan yang dinikmati pengguna selama beberapa bulan terakhir.

Pada 21 November pukul 14.18, Google menjelaskan bahwa kemunculan iklan di Mode AI yang dialami semakin banyak pengguna masih merupakan bagian dari uji coba yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Artinya, Google belum melakukan peluncuran penuh maupun final untuk seluruh pengguna.

Sebelumnya, pada 21 November pukul 18.41, laporan awal menyebutkan bahwa Google tampaknya telah mulai memperluas penayangan iklan di Mode AI—sebuah langkah penting yang mengubah fitur tersebut dari sekadar alat penjawab menjadi produk yang menghasilkan pendapatan.

Mode AI telah tersedia secara gratis untuk semua pengguna selama hampir satu tahun. Fitur ini menyediakan rangkuman otomatis untuk berbagai pencarian kompleks. 

Bagi pelanggan berbayar Google One, Mode AI memberikan akses ke model yang lebih canggih seperti Gemini 3 Pro, lengkap dengan antarmuka interaktif. 

Sepanjang masa uji coba, Google hampir tidak menampilkan iklan di dalamnya, kemungkinan demi menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal hingga adopsinya meluas.

Kini, iklan bersponsor telah diintegrasikan langsung ke dalam jawaban yang dihasilkan AI. Google mematuhi regulasi dengan menandai hasil tersebut sebagai sponsored. 

Secara tampilan, kartu iklan terlihat mirip dengan tautan referensi organik yang biasanya muncul sebagai pendukung jawaban AI, sehingga penyajiannya tampak cukup natural.

Analis SEO Brodie Clark menemukan bahwa penempatan iklan—setidaknya pada tahap awal—cenderung berada di bagian bawah jawaban AI. Penempatan seperti ini tampaknya menjadi salah satu eksperimen Google dalam mengoptimalkan click-through rate (CTR) atau bagian dari serangkaian percobaan posisi tayang lainnya.

Langkah ini sejalan dengan laporan industri pada Agustus lalu yang menyebutkan bahwa Google berencana memperkenalkan iklan dalam Mode AI pada kuartal keempat 2025.

Secara bisnis, keputusan ini merupakan perkembangan alami bagi Google, mengingat model pendapatan perusahaan selama puluhan tahun sangat bergantung pada iklan pencarian. 

Setelah berhasil mendorong pengguna untuk mengadopsi Mode AI dan menempatkannya sebagai bagian dari perjalanan pencarian, monetisasi menjadi langkah yang tak terhindarkan.

Pertanyaan yang kini muncul adalah bagaimana respons pengguna terhadap iklan yang muncul langsung di dalam jawaban AI, bukan dalam struktur tradisional halaman hasil pencarian. 

Tingkat penerimaan publik terhadap format iklan baru ini kemungkinan besar akan menentukan arah evolusi monetisasi pencarian di masa depan, terutama ketika AI generatif semakin menjadi cara utama bagi masyarakat mengakses informasi. (Search Engine Land/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik