Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa tahun terakhir, penggunaan kecerdasan buatan (AI) semakin meluas di berbagai sektor, termasuk dalam proses rapat organisasi dan dewan. Salah satu pemanfaatan terbesar yang kini banyak digunakan adalah pembuatan notulen rapat secara otomatis.
Teknologi ini tidak hanya mempermudah pekerjaan sekretaris atau staf administrasi. Lebih lanjut meningkatkan kualitas dokumentasi rapat secara keseluruhan.
Menutip dari laman OnBoard, banyak karyawan perusahaan yang kini menggunakan AI sebagai pembantu untuk menyelesaikan notulensi ketika meeting. Lantas, kenapa AI jauh lebih berguna dan dibutuhkan dibanding dengan tenaga manusia dalam konteks ini? Berikut ulasannya.
Salah satu keunggulan utama AI adalah kemampuannya membaca, memahami, dan merangkum percakapan dalam waktu cepat. Jika sebelumnya penyusunan notulen membutuhkan proses panjang,bmulai dari mencatat hingga merapikan isi rapat, kini semua itu bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit.
AI mampu merekam rapat secara real time lalu mengubahnya menjadi notulen yang tersusun rapi. Proses ini membantu sekretaris dewan menghemat waktu hingga berjam-jam dan mempercepat penyampaian hasil rapat kepada anggota lainnya. Dengan teknologi ini, staf bisa lebih fokus pada jalannya rapat, bukan pada beban mencatat.
AI juga menawarkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan pencatatan manual. Sistem otomatis mampu menangkap seluruh percakapan tanpa kehilangan detail penting, sesuatu yang sering terjadi ketika manusia harus menulis cepat di tengah diskusi panjang.
Setelah transkripsi selesai, AI langsung menyusun draf awal notulen yang kemudian dapat ditinjau dan disempurnakan sekretaris dewan. Dengan cara ini, perusahaan memiliki arsip rapat yang lengkap, rapi, dan konsisten, sehingga mudah dijadikan referensi sewaktu-waktu.
Otomatisasi pembuatan notulen juga mampu menekan biaya operasional. Masih mengutip dari laman yang sama, waktu pengerjaan dokumen dalam rapat dapat dipangkas hingga 70%, sehingga mengurangi kebutuhan lembur dan beban kerja administratif. Meskipun efisiensi biaya tidak selalu menjadi tujuan utama, mengurangi pekerjaan repetitif tanpa mengorbankan kualitas menjadi salah satu langkah untuk memaksimalkan anggaran dan SDM.
Keunggulan lainnya adalah kemudahan dalam mengelola dan mencari kembali dokumen lama. Dengan alat berbasis AI, anggota dalam suatu perusahaan dapat menemukan topik atau hasil rapat tertentu hanya dengan mengetikkan kata kunci. Ini mempermudah proses audit, evaluasi kebijakan, hingga pengambilan keputusan.
Selain itu, AI juga mendukung penyimpanan dokumen yang lebih aman. Melalui penyimpanan cloud privat dan penghapusan otomatis transkrip setelah notulen selesai, hanya orang-orang yang berwenang yang dapat mengakses data sensitif. Dengan sistem yang tertata, risiko kebocoran informasi dapat diminimalkan. (OnBoard./Z-2)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved