Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa tahun terakhir, penggunaan kecerdasan buatan (AI) semakin meluas di berbagai sektor, termasuk dalam proses rapat organisasi dan dewan. Salah satu pemanfaatan terbesar yang kini banyak digunakan adalah pembuatan notulen rapat secara otomatis.
Teknologi ini tidak hanya mempermudah pekerjaan sekretaris atau staf administrasi. Lebih lanjut meningkatkan kualitas dokumentasi rapat secara keseluruhan.
Menutip dari laman OnBoard, banyak karyawan perusahaan yang kini menggunakan AI sebagai pembantu untuk menyelesaikan notulensi ketika meeting. Lantas, kenapa AI jauh lebih berguna dan dibutuhkan dibanding dengan tenaga manusia dalam konteks ini? Berikut ulasannya.
Salah satu keunggulan utama AI adalah kemampuannya membaca, memahami, dan merangkum percakapan dalam waktu cepat. Jika sebelumnya penyusunan notulen membutuhkan proses panjang,bmulai dari mencatat hingga merapikan isi rapat, kini semua itu bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit.
AI mampu merekam rapat secara real time lalu mengubahnya menjadi notulen yang tersusun rapi. Proses ini membantu sekretaris dewan menghemat waktu hingga berjam-jam dan mempercepat penyampaian hasil rapat kepada anggota lainnya. Dengan teknologi ini, staf bisa lebih fokus pada jalannya rapat, bukan pada beban mencatat.
AI juga menawarkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan pencatatan manual. Sistem otomatis mampu menangkap seluruh percakapan tanpa kehilangan detail penting, sesuatu yang sering terjadi ketika manusia harus menulis cepat di tengah diskusi panjang.
Setelah transkripsi selesai, AI langsung menyusun draf awal notulen yang kemudian dapat ditinjau dan disempurnakan sekretaris dewan. Dengan cara ini, perusahaan memiliki arsip rapat yang lengkap, rapi, dan konsisten, sehingga mudah dijadikan referensi sewaktu-waktu.
Otomatisasi pembuatan notulen juga mampu menekan biaya operasional. Masih mengutip dari laman yang sama, waktu pengerjaan dokumen dalam rapat dapat dipangkas hingga 70%, sehingga mengurangi kebutuhan lembur dan beban kerja administratif. Meskipun efisiensi biaya tidak selalu menjadi tujuan utama, mengurangi pekerjaan repetitif tanpa mengorbankan kualitas menjadi salah satu langkah untuk memaksimalkan anggaran dan SDM.
Keunggulan lainnya adalah kemudahan dalam mengelola dan mencari kembali dokumen lama. Dengan alat berbasis AI, anggota dalam suatu perusahaan dapat menemukan topik atau hasil rapat tertentu hanya dengan mengetikkan kata kunci. Ini mempermudah proses audit, evaluasi kebijakan, hingga pengambilan keputusan.
Selain itu, AI juga mendukung penyimpanan dokumen yang lebih aman. Melalui penyimpanan cloud privat dan penghapusan otomatis transkrip setelah notulen selesai, hanya orang-orang yang berwenang yang dapat mengakses data sensitif. Dengan sistem yang tertata, risiko kebocoran informasi dapat diminimalkan. (OnBoard./Z-2)
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
Fitur AI Google Photos kini mampu menghapus objek, mengedit foto dengan teks, dan mengganti latar, menjadikannya alternatif Photoshop yang praktis.
Teknologi AI baru bernama CytoDiffusion mampu mendeteksi tanda halus leukemia pada sel darah dengan akurasi tinggi, bahkan melampaui kemampuan dokter spesialis.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved