Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
VOYAGER 1, wahana antariksa milik NASA yang telah melaju selama hampir 47 tahun, akan mencapai tonggak bersejarah pada November 2026. Pada tanggal tersebut, Voyager 1 akan berada pada jarak yang begitu jauh dari Bumi hingga cahaya pun membutuhkan satu hari penuh untuk mencapainya.
Pencapaian ini menjadikannya benda buatan manusia pertama yang mencapai jarak satu hari cahaya, sekaligus menjelaskan betapa luasnya ruang antariksa dan betapa jauhnya penjelajahan yang telah ditempuh perangkat kecil ini.
Voyager 1 diluncurkan pada 1977 dan kini telah berada lebih dari 16 miliar mil dari Bumi. Pesawat atau wahana luar angkasa ini sebelumnya sudah mencatat sejarah ketika menjadi objek buatan manusia pertama yang melampaui heliopaus, yaitu batas tempat angin Matahari berhenti berpengaruh dan wilayah ruang antarbintang dimulai.
Saat ini, Voyager 1 melaju dengan kecepatan sekitar 38.000 mil per jam. Meski sangat cepat, kecepatan itu tetap terasa kecil dibandingkan dengan kecepatan cahaya. Akibatnya, sinyal radio yang dikirim Voyager 1 memerlukan hampir 23 jam untuk mencapai Bumi.
Pencapaian jarak satu hari cahaya hanyalah salah satu dari perjalanan panjang Voyager 1. Dalam beberapa bulan setelah mencapai jarak tersebut, wahana ini juga akan berada pada jarak yang sama dari Matahari. Hal ini menunjukkan betapa luasnya wilayah yang kini telah dijangkau manusia melalui teknologi antariksa.
Meski demikian, pencapaian ini juga menyoroti tantangan besar perjalanan antarbintang. Cahaya yang memiliki kecepatan 670 juta mill per jam masih jauh dari jangkauan teknologi manusia. Sebagai perbandingan, misi berawak tercepat, Apollo 10, hanya mencapai sekitar 25.000 mil per jam.
Bahkan dengan kecepatan Voyager saat ini, diperlukan puluhan ribu tahun untuk mencapai batas gravitasi terluar Tata Surya, yang diperkirakan berada sekitar dua tahun cahaya dari Matahari.
NASA menjelaskan bahwa Voyager 1 diperkirakan membutuhkan sekitar 40.000 tahun untuk sepenuhnya keluar dari wilayah pengaruh gravitasi Matahari. Wahana kecil yang diluncurkan pada era sebelum internet dan ponsel pintar ini masih terus mengirimkan sinyal lemah dari ruang antarbintang, membawa pesan perdamaian melalui piringan emas yang berisi suara dan gambar dari Bumi.
Sumber: Leravi.org
Penelitian terbaru mengungkap fenomena mengejutkan di bulan-bulan es seperti Enceladus dan Miranda. Penurunan tekanan akibat lelehan es bisa memicu samudra bawah tanah mendidih.
Astronom berhasil menangkap citra "astrosfer" pertama di bintang HD 61005. Penemuan ini mengungkap rahasia masa lalu Tata Surya kita saat masih muda.
Update terbaru Jupiter Maret 2026: NASA ungkap Jupiter lebih kecil dan gepeng dari perkiraan. Cek juga jadwal parade planet dan pendekatan komet antarbintang.
Berbeda dengan Bumi yang memiliki lempeng tektonik yang saling bertabrakan atau menjauh, Bulan hanya memiliki satu kerak yang utuh dan berkesinambungan.
NASA terpaksa menarik mundur roket SLS misi Artemis II dari landasan luncur akibat gangguan aliran helium. Peluncuran ke bulan kini dijadwalkan paling cepat April.
NASA telah merilis laporan temuan dari Tim Investigasi mengenai Uji Penerbangan Berawak Boeing CST-100 Starliner.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved