Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
VOYAGER 1, wahana antariksa milik NASA yang telah melaju selama hampir 47 tahun, akan mencapai tonggak bersejarah pada November 2026. Pada tanggal tersebut, Voyager 1 akan berada pada jarak yang begitu jauh dari Bumi hingga cahaya pun membutuhkan satu hari penuh untuk mencapainya.
Pencapaian ini menjadikannya benda buatan manusia pertama yang mencapai jarak satu hari cahaya, sekaligus menjelaskan betapa luasnya ruang antariksa dan betapa jauhnya penjelajahan yang telah ditempuh perangkat kecil ini.
Voyager 1 diluncurkan pada 1977 dan kini telah berada lebih dari 16 miliar mil dari Bumi. Pesawat atau wahana luar angkasa ini sebelumnya sudah mencatat sejarah ketika menjadi objek buatan manusia pertama yang melampaui heliopaus, yaitu batas tempat angin Matahari berhenti berpengaruh dan wilayah ruang antarbintang dimulai.
Saat ini, Voyager 1 melaju dengan kecepatan sekitar 38.000 mil per jam. Meski sangat cepat, kecepatan itu tetap terasa kecil dibandingkan dengan kecepatan cahaya. Akibatnya, sinyal radio yang dikirim Voyager 1 memerlukan hampir 23 jam untuk mencapai Bumi.
Pencapaian jarak satu hari cahaya hanyalah salah satu dari perjalanan panjang Voyager 1. Dalam beberapa bulan setelah mencapai jarak tersebut, wahana ini juga akan berada pada jarak yang sama dari Matahari. Hal ini menunjukkan betapa luasnya wilayah yang kini telah dijangkau manusia melalui teknologi antariksa.
Meski demikian, pencapaian ini juga menyoroti tantangan besar perjalanan antarbintang. Cahaya yang memiliki kecepatan 670 juta mill per jam masih jauh dari jangkauan teknologi manusia. Sebagai perbandingan, misi berawak tercepat, Apollo 10, hanya mencapai sekitar 25.000 mil per jam.
Bahkan dengan kecepatan Voyager saat ini, diperlukan puluhan ribu tahun untuk mencapai batas gravitasi terluar Tata Surya, yang diperkirakan berada sekitar dua tahun cahaya dari Matahari.
NASA menjelaskan bahwa Voyager 1 diperkirakan membutuhkan sekitar 40.000 tahun untuk sepenuhnya keluar dari wilayah pengaruh gravitasi Matahari. Wahana kecil yang diluncurkan pada era sebelum internet dan ponsel pintar ini masih terus mengirimkan sinyal lemah dari ruang antarbintang, membawa pesan perdamaian melalui piringan emas yang berisi suara dan gambar dari Bumi.
Sumber: Leravi.org
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Melalui program Send Your Name to Space with Artemis II, siapa pun kini bisa mengirimkan nama mereka untuk mengorbit Bulan secara simbolis pada misi berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun.
Panduan lengkap cara mengirim nama ke Bulan melalui misi NASA Artemis 2. Pelajari prosedur, teknologi microchip, dan batas waktu pendaftaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved