Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pesawat Luar Angkasa Voyager 1 akan Capai Jarak Satu Hari Cahaya dari Bumi pada 2026

Abi Rama
18/11/2025 22:10
Pesawat Luar Angkasa Voyager 1 akan Capai Jarak Satu Hari Cahaya dari Bumi pada 2026
Ilustrasi bentuk pesawat luar angkasa Voyager 1.(Doc Space)

VOYAGER 1, wahana antariksa milik NASA yang telah melaju selama hampir 47 tahun, akan mencapai tonggak bersejarah pada November 2026. Pada tanggal tersebut, Voyager 1 akan berada pada jarak yang begitu jauh dari Bumi hingga cahaya pun membutuhkan satu hari penuh untuk mencapainya.

Pencapaian ini menjadikannya benda buatan manusia pertama yang mencapai jarak satu hari cahaya, sekaligus menjelaskan betapa luasnya ruang antariksa dan betapa jauhnya penjelajahan yang telah ditempuh perangkat kecil ini.

Voyager 1 diluncurkan pada 1977 dan kini telah berada lebih dari 16 miliar mil dari Bumi. Pesawat atau wahana luar angkasa ini sebelumnya sudah mencatat sejarah ketika menjadi objek buatan manusia pertama yang melampaui heliopaus, yaitu batas tempat angin Matahari berhenti berpengaruh dan wilayah ruang antarbintang dimulai. 

Saat ini, Voyager 1 melaju dengan kecepatan sekitar 38.000 mil per jam. Meski sangat cepat, kecepatan itu tetap terasa kecil dibandingkan dengan kecepatan cahaya. Akibatnya, sinyal radio yang dikirim Voyager 1 memerlukan hampir 23 jam untuk mencapai Bumi.

Pencapaian jarak satu hari cahaya hanyalah salah satu dari perjalanan panjang Voyager 1. Dalam beberapa bulan setelah mencapai jarak tersebut, wahana ini juga akan berada pada jarak yang sama dari Matahari. Hal ini menunjukkan betapa luasnya wilayah yang kini telah dijangkau manusia melalui teknologi antariksa.

Meski demikian, pencapaian ini juga menyoroti tantangan besar perjalanan antarbintang. Cahaya yang memiliki kecepatan 670 juta mill per jam masih jauh dari jangkauan teknologi manusia. Sebagai perbandingan, misi berawak tercepat, Apollo 10, hanya mencapai sekitar 25.000 mil per jam.

Bahkan dengan kecepatan Voyager saat ini, diperlukan puluhan ribu tahun untuk mencapai batas gravitasi terluar Tata Surya, yang diperkirakan berada sekitar dua tahun cahaya dari Matahari.

NASA menjelaskan bahwa Voyager 1 diperkirakan membutuhkan sekitar 40.000 tahun untuk sepenuhnya keluar dari wilayah pengaruh gravitasi Matahari. Wahana kecil yang diluncurkan pada era sebelum internet dan ponsel pintar ini masih terus mengirimkan sinyal lemah dari ruang antarbintang, membawa pesan perdamaian melalui piringan emas yang berisi suara dan gambar dari Bumi. 

Sumber: Leravi.org



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya