Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Ben Affleck meyakini bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak akan menggantikan aktor dan penulis skenario. Jika itu terjadi, Affleck menilai waktunya masih lama.
Karenanya pemeran superhero Batman itu meminta aktor dan penulis skenario tidak perlu khawatir tentang AI. Ia menyebut AI tidak mampu melakukan kedua pekerjaan tersebut saat ini.
"Film akan menjadi salah satu hal terakhir yang akan digantikan oleh AI,” kata Affleck dalam sebuah wawancara dengan CNBC, dikutip dari TechCrunch, Selasa (19/11).
Aktor berusia 52 tahun itu mengaku AI memang teknologi yang hebat dan bisa membantu manusia dalam banyak hal. Tapi dia kembali menegaskan bahwa AI belum bisa menggantikan aktor dan penulis.
"AI dapat menuliskan syair tiruan yang sangat bagus yang terdengar seperti gaya Elizabethan. Tapi AI tidak dapat menuliskan tulisan (gaya) Shakespeare untuk Anda," ujar Affleck.
Affleck, yang kini mengelola studio film bersama Matt Damon, tampaknya cukup memahami cara kerja AI dalam industri film. Dalam kesempatan itu dia menyebut bisnis efek visual yang bisa jadi sedang dalam masalah dengan kehadiran AI. (M-2)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Indonesia kaya cerita, baik cerita legenda hingga karya para anak muda yang potensial dikembangkan di industri film, televisi, dan media digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved