Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KELEBIHAN antimateri dalam hujan partikel bermuatan yang membombardir Bumi, disebut sinar kosmik, mungkin dapat mengungkap rahasia materi gelap, salah satu misteri terbesar alam semesta, demikian menurut sebuah studi baru.
Materi gelap menjadi tantangan besar bagi para ilmuwan karena diperkirakan membentuk sekitar 85% dari materi di alam semesta, tetapi tidak dapat terlihat karena tidak berinteraksi dengan cahaya. Hal ini berarti setiap atom yang membentuk bintang, planet, bulan, manusia, dan objek lainnya masih kalah jumlah dengan materi gelap sekitar lima banding satu.
Sebuah tim peneliti yang dipimpin Pedro De la Torre Luque dari Institut Fisika Teoritis di Madrid menduga antimateri dalam jumlah besar, seperti partikel cermin bermuatan berlawanan dengan partikel materi seperti proton dan elektron dalam sinar kosmik, mungkin merupakan hasil dari penghancuran partikel materi gelap. Namun, detail spesifik dari hubungan ini bisa menghapus kandidat utama materi gelap yang dikenal sebagai WIMPs (partikel masif yang berinteraksi lemah).
"Kami menemukan jumlah antinuklei, khususnya antihelium (materi antimateri dari inti helium), yang terdeteksi tidak dapat dijelaskan oleh proses-proses yang dikenal di alam semesta," kata De la Torre Luque. Ini bisa menunjukkan adanya proses yang belum diketahui yang melibatkan materi gelap.
Penelitian ini mungkin menjadi kabar buruk bagi WIMPs yang selama ini menjadi kandidat terkuat untuk materi gelap, memaksa para ilmuwan untuk memikirkan ulang teori materi gelap dalam pencarian untuk memahami massa yang hilang di alam semesta. (Space/Z-3)
Para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional telah menguji dua teknologi baru guna meningkatkan kemampuan medis di luar angkasa dan mengurangi ketergantungan pada dukungan dari Bumi.
Eksperimen luar angkasa yang dilakukan oleh NASA melalui misi Double Asteroid Redirection Test (DART) menghasilkan temuan penting.
Menurut laporan NASA, asteroid tersebut pertama kali terdeteksi pada 8 Maret 2026. Meski terbilang kecil, pergerakannya tetap dipantau karena lintasannya membawa objek itu melintas
Eksperimen tersebut mendorong asteroid Dimorphos, yang merupakan bulan kecil, ke jalur yang lebih pendek dan lebih cepat mengelilingi saudaranya
James Webb Space Telescope (JWST) berhasil menangkap detail menakjubkan nebula PMR 1 yang menyerupai otak dalam tengkorak. Simak kecanggihan teknologinya.
Dalam misi ini, wahana antariksa Cygnus XL milik Northrop Grumman akan diangkut menggunakan roket Falcon 9 dari SpaceX melalui Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral, Florida.
Menggunakan teleskop FAST, ilmuwan temukan benang materi gelap yang memandu lahirnya galaksi.
Penemuan neutrino berenergi tinggi pada 2023 diduga berasal dari ledakan lubang hitam purba. Ilmuwan klaim ini bisa mengungkap misteri materi gelap (dark matter).
Fenomena ini berpotensi memicu keruntuhan gravotermal, yaitu kondisi ketika inti halo terus memadat akibat aliran energi ke luar.
Materi gelap masih belum terungkap. Dari James Webb hingga teknologi kuantum, ilmuwan menempuh jalur baru untuk membongkar misteri kosmik.
Penelitian terbaru menunjukkan materi gelap mungkin lahir dalam kondisi panas luar biasa sebelum mendingin. Temuan ini berpotensi mengubah teori evolusi alam semesta.
Astronom temukan Cloud 9, objek kosmik misterius tanpa bintang yang didominasi materi gelap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved