Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PUBLIC Policy WhatsApp Asia Pacific, Esther Samboh mengatakan WhatsApp memprioritaskan kehadiran kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) generatif besutan Meta yakni Meta AI untuk bisa dirilis pada layanan WhatsApp for Business terlebih dahulu di Indonesia ketimbang merilisnya untuk WhatsApp konsumer.
"Memang akan adanya untuk para pemilik akun bisnis dulu karena ini memang yang diprioritaskan, baru nanti kalau sudah bisa ke konsumer juga kami akan kabarkan. Tapi memang untuk saat ini yang diprioritaskan untuk support dunia usaha dulu," kata Esther di dalam sesi bersama media untuk WhatsApp Business Summit 2024 di Jakarta, Kamis.
Adapun Meta AI di dalam layanan WhatsApp sebenarnya sudah dikenalkan Meta sejak April 2024 namun saat itu layanan terbatas tersedia di AS, Australia, Kanada, Ghana, India, Jamaika, Malawi, Selandia Baru, Nigeria, Pakistan, Singapura, Afrika Selatan, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe.
Baca juga : Fitur AI dan Lencana Verifikasi Meta Hadir di WhatsApp Bisnis
Saat itu, di negara-negara tersebut Meta AI disediakan melalui aplikasi WhatsApp konsumer. Aplikasi yang dikhususkan untuk pengguna WhatsApp secara pribadi atau perseorangan dan bukan akun bisnis.
Ada dua fitur yang ditawarkan Meta AI di dalam WhatsApp, pertama fitur "pencarian atau tanya Meta AI" yang memungkinkan pengguna mencari informasi atau inspirasi mengenai sesuatu khususnya terkait topik olahraga, hiburan, dan acara terkini.
Fitur kedua ialah Gambar atau Video Sekejap. Pengguna dapat meminta Meta AI untuk membuat visual unik baik dalam bentuk gambar ataupun video sesuai dengan keinginan pengguna.
Baca juga : Google Memperluas Fitur Kontroversial AI Overview ke 6 Negara Baru, Termasuk Indonesia
Khusus di Indonesia, perilisan Meta AI rupanya mengambil pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan negara-negara lain karena yang saat ini diprioritaskan ialah Meta AI untuk para pemilik akun WhatsApp for Business atau akun yang dikhususkan untuk pemilik bisnis baik itu pelaku UMKM maupun kreator konten.
Esther juga menyebutkan bisa saja Meta AI untuk WhatsApp for Business itu dirilis tahun ini di Indonesia.
"Insya Allah, doakan," katanya saat menjawab kemungkinan bahwa Meta AI akan hadir di Indonesia lewat WhatsApp tahun ini.
Meski dirilis lewat WhatsApp for Business untuk tahapan pertama, namun tidak menutup kemungkinan Meta AI juga hadir untuk pengguna WhatsApp konsumer di Indonesia. (M-4)
BAGI masyarakat Indonesia, WhatsApp adalah cara bisnis dijalankan.
YOGYAKARTA dikenal sebagai kota kreatif yang memiliki banyak pelaku UMKM.
Ingin pakai dua akun WhatsApp di satu HP? Simak cara mudah aktifkan dua WhatsApp di Android dan iPhone tanpa aplikasi tambahan. Aman, resmi, dan simpel!
Dengan menggunakan aplikasi ini, maka bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan profil bisnis resmi. Bahkan, bisa membalas pesan pelanggan lebih cepat
WhatsApp Business adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk membantu pemilik usaha kecil dan menengah berkomunikasi lebih efektif dengan pelanggan
WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif setiap bulannya.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
PENDIDIKAN abad ke-21 menghadapi tantangan bagaimana mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved