Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menuturkan berdasarkan data McKinsey & Company 2023, penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif dapat mendongkrak pendapatan perbankan hingga 4,7%. Hal ini disampaikan Dian dalam kegiatan Peluncuran Buku Panduan Resiliensi Digital di Jakarta, Selasa (20/8)
"Pemanfaatan AI generatif pada industri perbankan diproyeksi memberikan kenaikan pendapatan sekitar 2,8% hingga 4,7%, lebih tinggi dibandingkan industri lainnya seperti farmasi, pendidikan, telekomunikasi, dan lainnya," ujarnya.
Dian menerangkan perbankan dapat diuntungkan dengan penerapan AI generatif dalam kecepatan layanan dan menekan biaya operasional sehingga bisa dilakukan efisiensi. Dus, manfaat lain ialah menyediakan layanan yang responsif dan cepat untuk pelanggan.
Baca juga : Periusahaan Teknologi Gelar Workshop dan Laptop AI Maveric Quantum
"Teknologi AI ini bisa meningkatkan efisiensi dalam kegiatan perbankan. Biaya (operasional) yang mahal bisa menjadi murah. Dari sisi konsumen, mereka juga tidak mau lagi antre-antre untuk menerima jasa pelayanan perbakan dan lain sebagainya," jelasnya.
Selain itu, digitalisasi memungkinkan industri perbankan untuk berkolaborasi dengan sektor lainnya melalui interkoneksi dalam suatu ekosistem digital. Hal tersebut menuntut sistem perbankan untuk resiliensi.
"Karena tanpa adanya resiliensi sistem perbankan, maka satu serangan siber pada titik-titik koneksi dapat mempengaruhi kelangsungan operasional dan usaha bank," tambahnya.
Baca juga : Diagnosis Penyakit Makin Canggih dengan Stetoskop AI
Untuk mempersiapkan ketahanan digital dimaksud, OJK telah menyusun suatu kerangka resiliensi digital yang secara umum melikuti ketahanan terhadap dinamika bisnis, ketahanan terhadap disrupsi atau gangguan, serta memperhatikan aspek perlindungan nasabah.
Dian menyebut ketahanan terhadap dinamika bisnis perbankan tercermin dalam dimensi digital competitiveness atau daya saing yang meliputi pengembangan produk yang berorientasi konsumen, kemudian adopsi teknologi terkini secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, ketahanan terhadap disrupsi atau gangguan tercermin dalam kerangka manajemen kelangsungan bisnis atau yang disebut dengan business continuity management atau BCM yang terdiri atas tiga tahapan. Tahapan pertama yaitu antisipasi yang merupakan proses mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan gangguan atau ancaman pada lingkungan digital.
Kedua yaitu tahap bertahan dan pulih yang merupakan proses dalam menghadapi insiden keamanan atau gangguan dengan tetap memastikan operational bank secara efektif. Kemudian yang ketiga yaitu tahap berkelanjutan atau sustainable.
"Ini merupakan proses evaluasi dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan sebagai upaya untuk mengembangkan prosedur ketahanan yang lebih baik," pungkasnya. (H-2)
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Micro decision fatigue adalah situasi ketika otak lelah karena terus-menerus membuat keputusan kecil, sehingga kita menjadi lebih reaktif dan kurang waspada.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Sistem pengawasan internet yang diterapkan suatu negara dapat memengaruhi bagaimana konten digital beredar serta seberapa besar ruang anonimitas yang tersedia bagi pengguna.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 membuka momentum bagi keuangan syariah untuk naik kelas
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kemendikdasmen bergerak cepat dan terukur setelah capaian tahun 2024, khususnya melalui penguatan pada domain manajemen SPBE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved