Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CONFLUENT menunjuk Jemmy Ang sebagai Direktur Regional untuk Indonesia. Jemmy memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di Industri TI dengan semangat untuk membantu pelanggan menyadari manfaat dari adopsi teknologi bagi perusahaan mereka.
Bergabung dengan Confluent pada Februari 2023 untuk mengelola pelanggan strategis, Jemmy menunjukkan kemampuan bisnis yang tajam dalam membantu pelanggan di Indonesia mengelola data mereka dalam membuat inovasi baru yang dapat meningkatkan bisnis mereka.
Jemmy juga akan bertanggung jawab untuk mengeksekusi strategi pertumbuhan Confluent serta mengembangkan kemitraan dan ekosistem di Indonesia.
Baca juga : Streaming Data Investasi Prioritas pada 2024
Sebelum bergabung dengan Confluent, Jemmy bekerja di Microsoft selama lebih dari 10 tahun yang mengelola dan memimpin inisiatif transformasi digital dengan pelanggan di berbagai industri dan mendorong pelanggan strategis dalam inovasi dan efisiensi operasional.
Pengalamannya dan kepemimpinannya dalam memanfaatkan teknologi untuk memecahkan tantangan bisnis yang kompleks sangat sesuai dengan misi Confluent untuk membuka kekuatan data in motion.
Jemmy akan berkantor di Jakarta dan melapor kepada Rully Moulany, Area Vice President, Asia. Rully akan melanjutkan tanggung jawabnya dalam memperkuat jejak Confluent di wilayah Asia. (Z-2)
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Pertumbuhan ini menempatkan BEI sebagai salah satu bursa dengan likuiditas tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam SE2026, dua moda utama yang digunakan adalah Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan Computer Assisted Web Interviewing (CAWI).
ILMUWAN Tiongkok To Youyou dianugerahi Nobel dalam bidang sains kesehatan pada 2015 lantaran menemukan obat tradisional malaria, senyawa artemisinin
Berdasarkan studi terbaru, dari 1.080 anak muda kurang terjangkau di ASEAN, 72,2% tidak memiliki atau bahkan memiliki keterampilan digital yang rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved