Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MODAL ataupun pendanaan jadi salah satu hal yang dipertimbangkan dalam membangun usaha. Bukan hanya perbankan, layanan financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending juga menawarkan kredit produktif untuk membangun atau mengembangkan usaha.
Hal itulah yang dimanfaatkan sejumlah pengusaha dalam mengembangkan usaha mereka. Di antaranya, Owner Parfum Hipnoza Hesty Purwadinata, Owner KataLoGue Coffeeshop Proza, dan Owner Allura Nasya.
Baca juga: Fintech P2P Lending Dorong Pertumbuhan dan Inklusi Keuangan Bagi UMKM
Hesty yang juga selebritas ini menyampaikan ia memanfaatkan pinjaman online dari perusahaan fintech P2P lending untuk mengembangkan usaha parfum yang diberi nama Hipnoza.
"Sebenarnya bisa pakai dana pribadi, tapi partner bisnis menganjurkan menggunakan fintech P2P. Setelah berdiskusi, kami sepakat untuk pakai fintech P2P," kata Hesty dalam talkshow inspiratif bertema Pengusaha sukses #UntungAdaFintechP2P, di Jakarta, Kamis (23/11).
Hesty melanjutkan selain membantu permodalan, fintech P2P membuatnya belajar mengenai ilmu keuangan, mulai dari pengelolaan hutang dan aset produktif, hingga pengaturan cash flow bisnis.
Proza, owner KataLoGue Kopi juga senada. Selain menggunakan pinjaman fintech P2P untuk pembukaan gerai-gerai ritel kopi baru, fintech P2P juga membantu pengelolaan keuangan perusahaan yang lebih profesional.
"Terutama bagaimana cara memutar cash flow yang positif dan menjadikan hutang sebagai aset yang produktif," terang dia.
Baca juga: OJK Bakal Bangun Pusat Data Fintech Lending
Sementara itu, Nasya, pemilik brand Allura yang mengembangkan usaha dari hobi simpel hingga menjadi pemimpin di industri fesyen, living, dan kids ini mengaku menggunakan fintech P2P untuk peningkatan volume inventory dan modal kerja agar pertumbuhan bisnis bisa berkelanjutan.
"Saya berharap kolaborasi dengan fintech P2P mampu membuat saya lebih profesional dalam mengatur keuangan," tuturnya.
Pada talkshow tersebut, Financial Planner dan Founder Dayauang Lolita Setyawati membagikan kiat bagi pelaku usaha agar bisa mengelola usaha dengan baik.
Pertama, pisahkan rekening dan buat sistem penggajian. "Sebab, sering terjadi dalam dunia usaha, masih menggabungkan antara rekening pribadi dan rekening usaha. Seharusnya dipisahkan," kata dia.
Kedua, miliki dana darurat untuk pengeluaran per bulan dan juga dana cadangan untuk usaha.
Ketiga, usahakan memiliki asuransi minimal asuransi kesehatan, dan apabila ada anggaran ditambah asuransi jiwa dan asuransi kerugian.
Keempat, agar disiplin membuat catatan dan laporan keuangan mulai dari catatan laba rugi, laporan penjualan, pembelian, hingga persediaan dan neraca.
"Terakhir, carilah alternatif permodalan yakni bisa dengan cara modal sendiri, berkolaborasi dengan investor, atau bisa juga dengan fintech P2P sebagai modal usaha," pungkas Lolita. (RO/S-2)
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved