Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INTEL mengumumkan targetnya untuk meningkatkan kapasitas layanan pengemasan chipset canggih karyanya pada tahun 2025 mendatang, termasuk dengan meningkatkan investasi pada dua fasilitas baru di Malaysia, berlokasi di Penang dan Kulim.
Hal ini menjadi bagian dari upaya Intel dalam kembali memperkokoh pangsa pasar dunia. Selain itu, investasi tersebut merupakan bagian dari upaya ekspansi Intel di wilayah Asia Tenggara bernilai USD7 miliar (Rp107,09 triliun).
Sebagai informasi, fasilitas di Penang menjadi fasilitas pertama Intel di luar Amerika Serikat yang mendukung proses pengemasan chipset 3D, disebut sebagai teknologi Forevos. Sementara itu, investasi di fasilitas di wilayah Kulim ditujukan sebagai fasilitas pengujian dan perakitan baru.
Baca juga: Intel Investasikan US$25 Miliar untuk Pabrik Baru Israel
Intel menjelaskan bahwa Malaysia akan menjadi basis produksi terbesar perusahaannya untuk pengemasan chipset 3D. Namun, Intel tidak menjelaskan secara terperinci terkait waktu produksi massal di fasilitas Penang akan dimulai.
Teknologi pengemasan chipset canggih yang digunakan oleh Intel mengombinasikan berbagai tipe chipset ke dalam satu kemasan. Hal ini ditujukan Intel untuk meningkatkan daya komputasi namun dengan konsumsi daya lebih rendah.
Selain itu, Intel juga menyebut akan menggunakan teknologi ini pada Central Processing Unit (CPU) terbaru karyanya untuk komputer personal (PC), yang akan didistribusikan mulai tahun 2023 ini.
Intel menyebut investasi ini salah satunya didorong oleh popularitas AI generatif. Popularitas ini secara lebih jauh meningkatkan minat pada pengemasan chipset lebih canggih. Sebelumnya, pengemasan chipset dinilai kurang penting dan secara teknologi mengusung permintaan lebih sedikit jika dibandingkan dengan manufaktur chip.
Namun perusahaan asal Amerika Serikat ini menilai bahwa pengemasan chip telah menjadi faktor penting dalam kompetisi dalam menghasilkan chipset lebih bertenaga, mengingat pendekatan konvensional, membenamkan lebih banyak transistor ke area lebih kecil, dinilai lebih sulit.
Teknologi pengemasan chip 3D Intel saat ini dikembangkan utamanya di negara bagian Oregon, Amerika Serikat, dengan basis produksi utama di negara bagian New Mexico. Intel mengungkap rencana untuk menggelontorkan investasi dengan nilai total lebih dari USD10 miliar (Rp152,9 triliun.
Baca juga: Intel Rilis Dua Prosesor untuk Mobile dan Data Center
Investasi dengan nilai tersebut akan dialokasikan untuk mendukung fasilitas Intel di wilayah New Mexico dan Malaysia selama 10 tahun mendatang. Intel menyebut saat ini tengah berdiskusi dengan sejumlah pelanggan.
Intel juga menyampaikan kepada pelanggan bahwa mereka dapat memanfaatkan layanan pengemasan chip kendati tidak memproduksi chipset menggunakan layanan fasilitas produksi yang ditawarkannya.
Sebagai pengingat, sebelumnya Intel terfokus pada manufaktur, pengemasan, perakitan dan pengujian chipset karyanya secara internal. Rencana ekspansi ini mengindikasikan transformasi besar yang telah dilakukan Intel selama beberapa tahun terakhir dalam menghadirkan layanan tersebut kepada klien eksternal.
Intel menegaskan bahwa upayanya tersebut ditujukan Intel untuk mendorong pertumbuhan baru di ranah chipset. (Medcom/Z-6)
Peluncuran ponsel flagship terbaru Xiaomi 17 Series di Tiongkok. Perusahaan teknologi dari negeri tirai bambu itu memutuskan untuk melewatkan penamaan 16, dan langsung melompat ke 17.
ASUS segera meluncurkan 3 perangkat teranyar mereka dari lini Expert P Series terbaru di Indonesia, yaitu ExpertBook P3, ExpertCenter P400 All-in-One (AiO) dan ExpertCenter P500 Mini Tower.
Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core i5-1155G7 generasi ke-11.
ADVANCED Micro Devices atau dikenal dengan AMD, memperkenalkan sederet prosesor terbaru pada gelaran Consumers Electronics Show (CES) 2025.
Pengembangan algoritma kuantum yang efisien dan efektif untuk menyelesaikan masalah spesifik merupakan tantangan besar.
Malaysia diperkirakan telah mengalami kerugian hingga RM277 miliar (sekitar Rp1.154 triliun) akibat kejahatan keuangan yang melibatkan pencurian dan kebocoran dana publik.
PERUSAHAAN robotika asal Tiongkok yang berfokus pada embodied intelligence, Agibot, akan memperluas pasar di kawasan Asia-Pasifik sepanjang 2026.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mulai 1 Januari 2026 memberlakukan denda hingga RM2.000 atau Rp8,3 juta bagi warga maupun wisatawan yang membuang sampah atau meludah sembarangan.
Muhyiddin Yassin dan Azmin Ali mundur dari kepemimpinan Perikatan Nasional mulai 1 Jan 2026. Krisis internal dan gejolak di Perlis guncang koalisi oposisi.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved