Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PENGUASAAN literasi digital di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa mengubah budaya kerja ASN, dan meningkatkan efisiensi serta kompetensi sebagai ASN.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Dewan Pengawas Ikatan Auditor Sistem Informasi Indonesia, Hari Singgih dalam kegiatan literasi digital sektor pemerintahan untuk ASN Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut) di Medan, Kamis (20/7).
Adanya penguasaan literasi digital, para ASN diharuskan cepat merespons laporan masyarakat terhadap layanan publik pemprov.
“Dengan adanya efisiensi pekerjaan (oleh teknologi digital), bukan berarti pekerjaan kita berkurang, tapi bertambah pekerjaan-pekerjaan lain yang harus dikerjakan. Oleh karena itu, kompetensi kita sebagai ASN juga harus ditingkatkan untuk melakukan pekerjaan itu,”
kata Hari.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Arief Sudarto Trinugroho turut menekankan tentang pentingnya literasi digital bagi ASN untuk memahami perubahan zaman ke era digital yang lebih dinamis. "ASN harus sangat akrab dengan digitalisasi, karena perubahan di dunia demikian cepat untuk teknologi informasi dan komunikasi,” tegas Arief.
baca juga: Pembentukan Pandu Digital Sektor Pendidikan Sasar Mahasiswa KKN
Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selama ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN di bidang digital.
“Kita harus mengenal, mengadopsi teknologi digital agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan di sektor publik,” ucap Direktur Pemberdayaan Informatika, Boni Pudjianto saat memberikan sambutan di hadapan para ASN Pemprov Sumut secara luring.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya literasi digital di sektor pemerintahan dalam rangkaian kegiatan program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo. Program Indonesia Makin Cakap Digital bertujuan untuk memberikan literasi tentang teknologi digital kepada 50 juta masyarakat Indonesia hingga 2024. (N-1)
Skema kepegawaian ini memberi fleksibilitas bagi instansi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja tanpa menambah beban anggaran secara signifikan.
Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah impian banyak orang di Indonesia. Hal ini bukan tanpa alasan, karena pekerjaan sebagai ASN menawarkan kestabilan dan rasa aman dalam berkarir.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menargetkan pencatatan pernikahan secara nasional mencapai dua juta pasangan pada 2025.
PRESIDEN Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat mengaku prihatin atas kejadian 35 anggota DPRD Purwakarta menerima bantuan subsidi upah (BSU).
Dia mengimbau kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih ketat dalam mengawasi kehadiran dan aktivitas para bawahannya selama jam dinas.
Pada Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun 2024 di pelataran Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 31 Juli 2025, sosok Lalu Syafii menarik perhatian.
Wakil Gubernur Sumut, Surya, mengatakan penguatan data pangan berbasis teknologi informasi menjadi kunci dalam pengendalian inflasi daerah.
Ajang ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berprestasi, jiwa kompetitif yang sehat, serta karakter pelajar yang tangguh dalam menghadapi tantangan global.
Tuntutan utama buruh adalah agar Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution menaikan UMP dan UMK se-Sumut sebesar 10,5 persen.
Keseriusan itu diukur dari kepemilikan rencana aksi percepatan penanganan TBC.
Program ini diluncurkan di secara daring di SMA Negeri 1 Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Rabu (20/8).
Tiket yang telah terjual tersebut setara 58% dari total kapasitas yang KAI sediakan sebanyak 39.828 tiket.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved