Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KECERDASAN buatan (artificial intelligence) kini marak diterapkan di sejumlah aspek kehidupan. Kecerdasan buatan merupakan bidang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan teknologi dan algoritma yang dapat memberikan kemampuan, seperti belajar, merencanakan, memproses data, dan melaksanakan tugas.
Wakil Ketua Relawan TIK Kabupaten Karawang Nurlana Sanjaya mengatakan, tujuan utama dari kecerdasan buatan adalah untuk membuat mesin yang dapat berpikir dan bertindak seperti manusia, serta membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai masalah atau tugas.
“Kecerdasan buatan memiliki sejumlah kelebihan, seperti meningkatkan efisiensi dan produktivitas; memberi solusi atas masalah yang kompleks; dan membantu mengambil keputusan secara cepat dan tepat,” katanya dalam workshop literasi digital bertajuk “Bersaing dengan Kecerdasan Buatan di Masa Depan" yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Baca juga : Pengapalan Perangkat Layar Lipat akan Capai 48,1 Juta Unit pada 2027
Namun, lanjut Nurlana, kecerdasan buatan juga memiliki sejumlah kelemahan, yaitu ada potensi risiko sejumlah pekerjaan hilang tergantikan oleh teknologi ini; ada risiko penggunaan data pribadi yang tak terkontrol; serta risiko penggunaan teknologi kecerdasan buatan untuk hal-hal yang buruk. Pasalnya, teknologi ini tidak memiliki emosi (empati) layaknya manusia.
Sekretaris Yayasan Pendidikan Cendekia Utama Meithiana Indrasari menambahkan, meskipun ada ancaman yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan, teknologi ini juga banyak membawa manfaat bagi umat manusia. Kecerdasan buatan dapat mempercepat inovasi di berbagai bidang, terutama di bidang kesehatan dan energi terbarukan.
Baca juga : UR Festival 2023, Festival Gadget Lifestyle dan IoT Terbesar di Indonesia
Apalagi, kecerdasan buatan membantu manusia mempercepat pengambilan keputusan dan tingkat akurasi tinggi. Dalam bidang pendidikan, kecerdasan buatan juga dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran.
“Dengan begitu luas dampaknya bagi kehidupan manusia, penggunaan kecerdasan buatan butuh pengaturan yang tepat, termasuk dalam hal pengembangannya. Selain itu, diperlukan penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab dan beretika, serta pelatihan kepada masyarakat agar bisa bersaing dengan teknologi ini,” ucapnya.
Menurut dosen senior Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik FISIP Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Bevaola Kusumasari, berkembangnya teknologi kecerdasan buatan merupakan bagian dari transformasi digital dalam kehidupan manusia.
Selain itu, sudah lama berkembang teknologi mahadata (big data), internet of things (IoT), dan komputasi awan (cloud computing). Sejumlah teknologi tersebut dapat memperbarui strategi, model bisnis, dan pola kerja yang sudah ada selama ini.
“Dunia tengah memasuki era revolusi industri 4.0 dan otomatisasi dilakukan oleh mesin tanpa memerlukan tenaga manusia dalam pengaplikasiannya. Oleh karena itu, kita harus pandai dan jeli memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap peluang usaha baru,” kata Bevaola.
Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.
Workshop literasi digital didasarkan pada empat pilar utama literasi digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, selain membangun infrastruktur digital, pusat-pusat data, dan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Kemenkominfo juga secara langsung mengadakan sekolah vokasi untuk menghasilkan tenaga kerja yang bertalenta digital.
“Kemenkominfo menyiapkan program-program pelatihan digital pada tiga level, yaitu Digital Leadership Academy yang merupakan program sekolah vokasi dan pelatihan yang diikuti oleh 200-300 orang per tahun bekerja sama dengan delapan universitas ternama di dunia. Digital Talent Scholarship sebagai program beasiswa bagi anak muda yang ingin meningkatkan kemampuan dan bakat digital. Dan yang terakhir Workshop Literasi Digital yang dapat diikuti secara gratis bagi seluruh masyarakat di Indonesia,” tutur Johnny. (RO/Z-5)
JOLLA mengumumkan perubahan signifikan pada konfigurasi perangkat terbarunya, Jolla Phone (2026), sebagai respons terhadap tekanan industri yang semakin besar,
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
Media8 Pictures rilis Petualangan Dinos 2, film AI pertama di Teater Keong Mas. Kisah petualangan lintas waktu Ferry dan bayi T-Rex yang siap menghibur keluarga.
Diskominfo Batam juga terus mendorong peningkatan literasi digital bagi para orangtua agar dapat membimbing anak menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved