Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
DI era digitalisasi, anak muda kian menggemari podcast. Banyak anak muda membuat podcast dengan beragam tema. Bahkan sekarang podcast tumbuh subur di kalangan generasi Z.
Untuk mendukung dan mewadahi bakat anak muda dalam membuat podcast, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi berkolaborasi bersama Paberik Soeara Rakjat menggelar Kelas Video Podcast Literasi Digital di Galeria Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Minggu (26/3).
Kelas Video Podcast ini mengajak beberapa podcaster profesional untuk memperkenalkan teknik video podcast dengan menggunakan peralatan sederhana yang bisa dijangkau siapa pun. Kegiatan ini meliputi sesi gelar wicara dan praktik secara hybrid yang dihadiri oleh
30 orang peserta luring dan 350 peserta daring.
Podcaster audio/video dan pemandu literasi digital, Rizky Adi Nugroho menyampaikan bahwa video siniar atau podcast sebenarnya sebuah inovasi baru yang berawal dari siniar berbasis audio only.
"Sekarang ini orang-orang yang ingin mulai membuat podcast dihadapkan pada standar kalau podcast itu harus seperti konten podcast di YouTube seperti Deddy Corbuzier atau Denny Sumargo. Padahal podcast sendiri memiliki banyak tipe," kata Rizky.
Pembicara lainnya Partnership Manager dari aplikasi Spotify Indonesia, Calvin Mongkol menyebutkan bahwa video podcast yang disukai para khalayak adalah visual oriented. Namun ada pangsa pasar bagi orang yang hanya ingin mendengar audio saja.
baca juga: Spotify Hadirkan Ramadan Hub Mulai Hari Ini
Calvin menekankan bahwa saat ini rasio video podcast sudah sangat fleksibel. Kualitas tidak akan terpotong walaupun ukuran file konten sangat besar. Format kanalnya pun sudah hampir sama seperti Instagram Stories.
"Sekarang sudah ada fitur podcast ini di Spotify atau aplikasi lainnya jadi boleh dimanfaatkan, mulai saja dulu apapun gear yang dimiliki, yang penting audionya terdengar dengan jelas," tegasnya.
Podcaster dan konten kreator bidang teknologi, Wishnu Kumoro memaparkan bahwa podcast terdiri dari tiga jenis, yakni In-Studio Recording yaitu podcast dengan peralatan lengkap dilakukan di dalam studio.
Sedangkan Remote Interview adalah podcast dengan komunikasi dua arah dilakukan secara daring contohnya perbincangan via Zoom. Dan terakhir adalah Audio-Footage yaitu podcast yang hanya berisi audio saja, namun bisa diberi grafis atau subtitle. Para pemula bisa memilih sesuai dengan keinginan. (N-1)
INKLUSI digitalisasi merupakan kunci mempeluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman dan edukasi bagi nasabah.
PT Trimegah Karya Pratama atau UltraCorp terus mengembangkan bisnis dengan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan termasuk perbankan.
Perusahaan teknologi global, Cadothy, meluncurkan perangkat khusus yang bisa membantu melakukan aktivitas live, bukan tablet ataupun ponsel.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Dengan proyeksi kebutuhan 12 juta talenta pada tahun 2030, data dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) menunjukkan adanya kekurangan sekitar 2,7 juta.
PERKEMBANGAN teknologi digital membantu perkembangan sektor pertanian yang lebih transparan dan efisien. Hal itu membuat ekosistem pertanian menjadi lebih maju dan berdaya saing.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Tingginya tekanan ekonomi dan lonjakan harga properti membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan industri seperti Bekasi semakin sulit memiliki hunian layak
Prudential menerbitkan produk asuransi kesehatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya milenial dan generasi Z (gen Z).
Setiap generasi sudah pasti memiliki perspektif, gaya, dan harapan masing-masing dengan keunikan sendiri. Begitu pula dengan tantangan-tantangan komunikasi.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved